Harga Wuling Air EV Bekas Turun Drastis, Mulai Rp100 Jutaan di Pasar Indonesia

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 27 April 2026 | Pertumbuhan pasar kendaraan listrik di Indonesia mengalami percepatan signifikan pada kuartal pertama 2026. Kenaikan harga bahan bakar fosil dan meningkatnya kepedulian terhadap lingkungan mendorong konsumen mencari alternatif yang lebih ramah biaya serta bersih. Namun, harga mobil listrik baru masih berada pada level premium, sehingga segmen mobil listrik bekas menjadi magnet utama bagi pembeli yang ingin beralih ke teknologi EV tanpa mengeluarkan dana besar.

Data yang dihimpun dari beberapa bursa mobil bekas pada akhir April 2026 menunjukkan penurunan harga yang mencolok. Model Wuling Air EV keluaran tahun 2022 kini diperdagangkan mulai dari Rp100 jutaan, tergantung pada kondisi baterai, jarak tempuh, serta kelengkapan dokumen. Penurunan ini menandai titik terendah harga mobil listrik bekas dalam beberapa tahun terakhir, membuka peluang bagi kalangan menengah untuk memiliki kendaraan listrik pertama mereka.

Baca juga:

Thung Andi Supriadi, pemilik showroom Rendani Mobil di Jakarta, mengonfirmasi lonjakan permintaan mobil listrik bekas. “Kalau untuk mobil bekas, paling konsumen mencari mobil listrik, dan tidak ada kenaikan harga. Permintaannya saja yang ada peningkatan,” ujar ia dalam wawancara. Menurut pengamat otomotif, peningkatan ini dipicu oleh kombinasi kebijakan pemerintah yang memberikan insentif pajak, serta jaringan pengisian yang semakin merata di kota‑kota besar.

Selain Wuling Air EV, terdapat beberapa model lain yang masuk dalam rentang harga di bawah Rp200 juta. Berikut rangkuman singkat lima model paling diminati beserta spesifikasi utama mereka:

  • Wuling Air EV Lite – Motor berdaya 30 kW (40,2 tenaga kuda) dengan torsi 110 Nm. Dilengkapi fitur keselamatan ABS, EBD, ESC, serta Hill Hold Control.
  • Seres E1 – Mengusung motor serupa, namun menonjol dengan rem cakram pada keempat roda, memberikan kestabilan pengereman yang lebih baik.
  • BYD Atto 1 – Ditenagai motor 55 kW (73 tenaga kuda) dengan jangkauan hingga 380 km pada varian Premium. Interior menampilkan layar sentuh 10,1 inci, dukungan Apple CarPlay, Android Auto, serta enam airbag.
  • Changan Lumin – Memiliki tenaga 47 tenaga kuda, dimensi lebar 1.700 mm yang memberikan kabin lebih lapang, serta layar 10,25 inci yang terintegrasi dengan aplikasi smartphone.
  • Wuling Air EV (bekas) – Harga mulai Rp100 jutaan, menjadikannya pilihan paling ekonomis di antara mobil listrik bekas.

Meski harga yang ditawarkan sangat menarik, para pembeli disarankan untuk melakukan inspeksi menyeluruh, khususnya pada kondisi baterai. Kapasitas sisa baterai yang menurun dapat secara drastis mengurangi jangkauan tempuh, sehingga laporan kesehatan baterai menjadi dokumen krusial sebelum transaksi. Sebaiknya pembeli meminta sertifikat pemeriksaan dari dealer resmi atau mengontrak inspeksi independen untuk memastikan tidak ada degradasi signifikan.

Lokasi penjualan juga memengaruhi variasi harga. Kota metropolitan seperti Jakarta, Surabaya, dan Bandung cenderung menampilkan harga sedikit lebih tinggi dibandingkan kota‑kota tier‑2, disebabkan oleh tingkat permintaan yang lebih besar serta biaya logistik. Namun, keberadaan dealer resmi dan komunitas pengguna EV yang aktif membantu menstandardisasi harga, sehingga konsumen dapat membandingkan penawaran dengan lebih transparan.

Selain manfaat finansial, kepemilikan mobil listrik bekas memiliki dampak positif terhadap lingkungan. Setiap unit EV yang beroperasi mengurangi konsumsi bahan bakar fosil dan menurunkan emisi CO2 secara signifikan. Dengan target pemerintah Indonesia untuk mencapai 20% kendaraan listrik pada 2025, pertumbuhan pasar mobil listrik bekas menjadi komponen penting dalam mempercepat transisi energi transportasi.

Para pakar industri menyarankan agar konsumen mempertimbangkan total biaya kepemilikan (Total Cost of Ownership). Faktor-faktor yang harus dimasukkan meliputi biaya listrik untuk pengisian, perawatan rutin, serta potensi subsidi pemerintah yang masih berlaku untuk kendaraan listrik. Kebijakan insentif pajak, tarif listrik khusus untuk pengisian di rumah, serta program tukar tambah baterai juga dapat menambah nilai ekonomis bagi pembeli.

Secara keseluruhan, penurunan harga mobil listrik bekas, khususnya Wuling Air EV, membuka peluang baru bagi masyarakat Indonesia yang ingin beralih ke transportasi ramah lingkungan tanpa harus menanggung beban finansial yang berat. Dengan variasi model yang beragam, infrastruktur pengisian yang terus berkembang, dan perhatian khusus pada kondisi baterai, pasar mobil listrik bekas siap menjadi solusi praktis dan berkelanjutan dalam beberapa tahun ke depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *