Drama Torino vs Inter Berakhir 2-2, Inter Gagal Kunci Tiga Poin di Serie A 2025/2026

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler โ€“ 27 April 2026 | Pekan ke-34 Serie A 2025/2026 menyuguhkan laga menegangkan antara Torino dan Inter Milan di Stadio Olimpico Grande Torino pada Minggu malam, 26 April 2026. Kedua tim masuk dengan ambisi masing-masing; Inter ingin memperkuat posisi puncak klasemen sementara Torino berjuang menambah poin di tengah tabel.

Inter membuka skor lebih dulu lewat Marcus Thuram pada menit ke-23. Thuram menerima umpan silang dari Federico Dimarco, kemudian menyundul bola dengan tepat ke sudut bawah gawang, menepis kiper Alberto Paleari. Gol pertama itu memberi dorongan moral bagi nerazzurri, yang kemudian meningkatkan keunggulan pada menit ke-61 lewat Yann Bisseck. Sundulan Bisseck sempat memantul di tiang, namun berkat assist kembali dari Dimarco, bola masuk dengan elegan.

Baca juga:

Namun, Torino tidak tinggal diam. Pada menit ke-70, Giovanni Simeone menyeimbangkan kedudukan dengan tembakan keras dari dalam kotak penalti, memanfaatkan ruang yang diberikan oleh pertahanan Inter. Sepuluh menit kemudian, Nikola Vlasic mengeksekusi penalti dengan tenang, mengamankan poin tambahan bagi tuan rumah dan membalikkan keunggulan Inter menjadi imbang 2-2.

  • Gol Inter: Marcus Thuram (23′), Yann Bisseck (61′)
  • Gol Torino: Giovanni Simeone (70′), Nikola Vlasic (penalti 79′)

Statistik pertandingan menunjukkan dominasi Inter dalam penguasaan bola, mencapai 63 persen dibandingkan 37 persen milik Torino. Kedua tim mencatatkan total tembakan yang sama, 14 kali, namun Inter hanya berhasil mengarahkan lima tembakan tepat sasaran, sementara Torino hanya dua. Analisis ekspektasi gol (XG) mengungkap bahwa Torino menciptakan peluang berkualitas lebih tinggi dengan XG 2,46 dibandingkan 1,46 milik Inter.

Tim Penguasaan Bola Tembakan (Tepat Sasaran) XG
Inter Milan 63% 14 (5) 1,46
Torino 37% 14 (2) 2,46

Pelatih Inter, Cristian Chivu, mengakui bahwa timnya menguasai permainan namun gagal menahan serangan akhir Torino. “Ada penyesalan. Kami sebenarnya sudah menguasai pertandingan, tetapi kebobolan serangan terakhir mereka di mana mereka menemukan lebih banyak energi,” ujar Chivu sesudah laga.

Dengan hasil imbang ini, Inter tetap berada di puncak klasemen sementara dengan 79 poin, namun jarak ke Napoli yang berada di posisi kedua kini menjadi 10 poin. Torino, yang kini mengumpulkan 41 poin, tetap berada di posisi ke-13. Kedepannya, Torino akan melanjutkan perjuangannya di markas Udinese, sementara Inter akan menjamu Parma di kandang.

Laga ini menjadi contoh betapa pentingnya konsistensi dalam menjaga keunggulan, terutama di fase akhir musim Serie A. Inter harus memperbaiki pertahanan di menit-menit akhir bila ingin mempertahankan posisi puncak, sementara Torino menunjukkan semangat juang tinggi yang dapat menjadi inspirasi bagi tim-tim tengah klasemen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *