Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 27 April 2026 | Pada Minggu, 26 April 2026, Stadion Corona menjadi saksi sengitnya laga antara Santos Laguna dan Monterrey dalam agenda Jornada 17 Clausura 2026 Liga MX. Pertandingan yang dijadwalkan mulai pukul 17.00 WIB ini ditayangkan secara simultan di ViX Premium, TUDN, serta kanal terbuka Canal 5, menarik perhatian ribuan penonton di seluruh negeri.
Santos Laguna, yang menempati posisi menengah tabel, berjuang keras menambah poin setelah mengalami penurunan performa pada lima laga terakhir, hanya mengumpulkan satu kemenangan. Di sisi lain, Monterrey berusaha mengokohkan posisi di zona liguilla langsung, meski juga hanya meraih satu kemenangan dalam lima pertandingan terakhir. Kedua tim memasuki laga dengan catatan defensif yang rapuh, masing-masing kebobolan sembilan gol dalam lima pertandingan.
Berikut susunan pemain yang dipilih pelatih masing-masing tim:
- Santos Laguna (4-3-1-2): Hector Holguín; Kevin Picón, Kevin Balanta, Bruno Amione, Emmanuel Echeverría; Aldo López, Salvador Mariscal, Javier Güémez; Francisco Villalba; Ezequiel Bullaude, Lucas Di Yorio.
- Monterrey (4-2-3-1): S. Mele; R. Chávez, V. Guzmán, C. Salcedo, L. Reyes; F. Ambriz, O. Torres; L. Orellano, J. Corona, L. Ocampos; R. de la Rosa.
Sejak peluit pertama, Santos Laguna menampilkan intensitas tinggi, mengandalkan kecepatan sayap kanan dan kemampuan penyerang tengahnya. Menit ke-12, Lucas Di Yorio membuka skor lewat tendangan jarak jauh setelah menerima umpan terobosan dari Ezequiel Bullaude. Gol ini memberi keunggulan 1-0 bagi tim tuan rumah.
Tak lama setelah itu, pada menit ke-27, Bullaude menambah keunggulan melalui aksi satu‑dua dengan Di Yrio, mencetak gol ke‑2 dengan tembakan tajam ke sudut atas gawang Monterrey. Kedua gol tersebut menegaskan dominasi ofensif Santos Laguna, meski pertahanan Monterrey berusaha menghalau serangan cepat.
Monterrey mencoba merespon melalui kreativitas L. Ocampos dan J. Corona, namun serangan mereka sering kali terhenti oleh pertahanan rapat Santos Laguna yang dipimpin Kevin Balanta. Pada menit ke-45, peluit akhir babak pertama dibunyikan dengan kedudukan 2-0 untuk Santos Laguna.
Babak kedua dimulai dengan intensitas yang tak berkurang. Monterrey melakukan pergantian pemain, mengeluarkan R. de la Rosa menggantikan J. Corona, berharap menambah daya serang. Namun, Santos Laguna tetap mengontrol lini tengah, dengan Aldo López mengatur distribusi bola.
Puncak drama terjadi pada menit ke-68, ketika Di Yorio mencetak gol ketiga setelah memanfaatkan umpan silang dari Bullaude yang melesat ke kotak penalti. Gol ini menutup skor menjadi 3-0, mempertegas dominasi lagunero di kandang sendiri.
Sepanjang pertandingan, wasit menunjukkan kontrol yang tegas dengan total 12 kartu kuning, masing‑masing tiga untuk kedua tim, serta beberapa pelanggaran yang menghasilkan tendangan bebas berbahaya. Statistik pertandingan mencatat 4 tendangan sudut untuk Monterrey dan 3 untuk Santos Laguna, menunjukkan tekanan ofensif yang seimbang namun tidak menghasilkan gol bagi tim tamu.
Setelah pertandingan berakhir, pelatih Nicolas Sánchez menilai bahwa timnya belum mampu mengeksekusi peluang secara maksimal, meskipun menguasai bola. Sementara pelatih Francisco Banca mengungkapkan kebanggaan atas penampilan timnya yang mampu mengekspresikan taktik menyerang secara konsisten, serta mengapresiasi gol-gol krusial dari Di Yrio dan Bullaude.
Secara keseluruhan, laga Santos Laguna vs Monterrey ini memperlihatkan bagaimana faktor mental dan taktik dapat memengaruhi hasil akhir. Kemenangan 3-0 memperkuat posisi Santos Laguna di zona aman, sekaligus menambah tekanan pada Monterrey yang harus bangkit cepat menjelang sisa musim. Kedepannya, kedua tim akan kembali ke jalur masing‑masing, dengan harapan memperbaiki pertahanan yang masih rapuh dan meningkatkan efektivitas serangan.
Dengan hasil ini, Santos Laguna menutup Jornada 17 dengan tiga poin penuh, sementara Monterrey harus mencari perbaikan dalam dua laga berikutnya untuk tetap bersaing dalam perebutan tiket liguilla.
