Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 26 April 2026 | Parkhead menjadi saksi sebuah pertarungan menegangkan pada Sabtu sore ketika Celtic menundukkan Falkirk dengan skor 3-1 dalam laga Liga Utama Skotlandia. Penampilan gemilang Daizen Maeda, yang mencetak dua gol, menjadi faktor penentu kemenangan tim asuhan Steven O’Neill, sekaligus mengembalikan posisi mereka ke puncak klasemen bersamaan dengan Hearts.
Sejak peluit pertama, Celtic menunjukkan intensitas tinggi dengan menguasai lebih dari setengah penguasaan bola. Pada menit ke-7, Maeda berhasil memanfaatkan kesalahan Keelan Adams, memotong bola di lini tengah, lalu menaklukkan kiper Falkirk, Nicky Hogarth, dengan tembakan yang menembus sudut atas gawang. Gol pembuka ini memberi Celtic keunggulan awal dan memicu sorakan ribuan pendukung di tribun.
Tidak lama berselang, Kieran Tierney menambah keunggulan menjadi 2-0 setelah menerima umpan silang yang diolahnya menjadi tembakan keras ke sudut jauh. Namun, Falkirk tidak menyerah. Pada menit ke-28, Kyrell Wilson, yang baru saja masuk dari bangku cadangan, melancarkan tembakan keras melintasi pertahanan Celtic dan menampar gawang, menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Setelah jeda, Celtic kembali menguasai permainan. Liam Scales dan Austin Trusty memperkuat lini pertahanan, sementara Maeda terus mengancam. Pada menit ke-61, Maeda menambah satu lagi lewat tendangan jarak 12 meter yang ditembakkan dengan presisi, menutup skor menjadi 3-1. Gol ini menegaskan dominasi Celtic di babak kedua dan mengamankan tiga poin penting.
Berikut rangkuman momen penting pertandingan:
- 7′ – Daizen Maeda membuka skor dengan tembakan cepat setelah memotong bola di lini tengah.
- 22′ – Kieran Tierney memperlebar keunggulan menjadi 2-0 lewat sundulan tajam.
- 28′ – Kyrell Wilson menyamakan kedudukan Falkirk menjadi 2-2 dengan tembakan jarak jauh.
- 61′ – Daizen Maeda mencetak gol kedua, menutup skor 3-1 untuk Celtic.
Keputusan taktis O’Neill terbukti tepat. Dengan menempatkan Maeda sebagai penyerang utama, Celtic memperoleh kecepatan dan ketajaman di lini serang. Di sisi lain, pertahanan yang dipimpin Scales dan Trusty berhasil menahan tekanan Falkirk pada babak akhir, meski tim tamu sempat menekan tinggi dan menciptakan beberapa peluang berbahaya.
Falkirk masuk ke laga ini dengan beberapa pemain kunci absen, termasuk Scott Bain, Filip Lissah, dan Liam Henderson karena cedera. Meskipun demikian, mereka menampilkan semangat juang yang tinggi, terutama pada fase awal pertandingan, dimana mereka berhasil menekan Celtic dan menciptakan peluang lewat Brad Spencer dan Tait.
Hasil ini mengangkat Celtic kembali ke posisi puncak klasemen bersama Hearts, menambah tekanan pada rival utama mereka, Rangers. Kemenangan ini juga meningkatkan kepercayaan diri tim menjelang sisa musim yang semakin menegangkan. Penampilan Maeda, yang kini mencatatkan sepuluh gol musim ini, menjadi bukti kepercayaan pelatih O’Neill yang menempatkannya sebagai penyerang utama menggantikan Kelechi Iheanacho.
Di akhir laga, Alistair Johnston masuk menggantikan pemain lain pada 70 menit, memberikan energi tambahan untuk mempertahankan keunggulan. Penampilannya, meski singkat, menunjukkan kedalaman skuad Celtic yang siap menghadapi tantangan di kompetisi domestik maupun Eropa.
Dengan tiga poin ini, Celtic berada pada posisi strategis untuk melanjutkan perjuangan meraih gelar juara. Pertarungan selanjutnya melibatkan konfrontasi langsung dengan Hearts dan Rangers, yang masing‑masing berusaha menutup jarak poin. Bagi para pendukung Celtic, kemenangan ini menjadi harapan baru bahwa tim mereka mampu mempertahankan performa tinggi hingga akhir musim.
