Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 25 April 2026 | Jerez, Spanyol – Sesi practice Moto2 pada Jumat, 24 April 2026, menjadi panggung penampilan gemilang pembalap Indonesia, Mario Aji. Dengan catatan waktu 1'39.384, ia menutup sesi di posisi kedelapan, memastikan tiket langsung ke sesi kualifikasi kedua (Q2). Pencapaian ini menandai peningkatan signifikan dibandingkan hasil Free Practice 1 (FP1) sebelumnya, di mana ia berakhir di posisi ke-16 dengan selisih 0,710 detik dari pemimpin Barry Baltus.
Keberhasilan Aji tidak lepas dari performa konsisten selama sesi practice. Sejak awal, ia berada di barisan depan, menurunkan waktu secara bertahap dari 1'39.864 menjadi 1'39.3, sebelum mencatatkan waktu terbaik 1'39.384. Hasil ini menempatkannya di antara 14 pembalap tercepat yang langsung lolos ke Q2, mengurangi tekanan yang biasanya muncul pada sesi Q1. Dengan masuk Q2, Aji dapat fokus mengoptimalkan setelan motor tanpa harus bersaing dalam tahap eliminasi.
Di kelas Moto3, rekan sejawat Indonesia, Veda Ega Pratama, menghadapi tantangan berbeda. Setelah FP1 yang kurang memuaskan, Veda menunjukkan progres signifikan pada sesi practice dengan waktu terbaik 1'44.86, menempati posisi ke-16. Meskipun perbaikan waktu terasa, persaingan ketat membuatnya berada di luar zona aman 14 besar, memaksa Veda untuk berjuang melewati Q1 guna mengamankan tiket ke Q2.
Berikut rangkuman hasil practice Moto2 di Jerez yang menyoroti posisi teratas:
| Pos | Pembalap | Tim | Waktu |
|---|---|---|---|
| 1 | Senna Agius (AUS) | Liqui Moly Dynavolt Intact GP | 1'38.973 |
| 2 | Alonso Lopez (SPA) | Italjet Gresini Moto2 | +0.079 |
| 3 | Barry Baltus (BEL) | Reds Fantic Racing | +0.129 |
| 4 | Collin Veijer (NED) | Red Bull KTM Ajo | +0.221 |
| 5 | Daniel Holgado (SPA) | CFMOTO Gaviota Aspar Team | +0.241 |
| 6 | Izan Guevara (SPA) | Blu Cru Pramac Yamaha | +0.322 |
| 7 | Daniel Munoz (SPA) | Italtrans Racing Team | +0.370 |
| 8 | Mario Aji (INA) | Idemitsu Honda Team Asia | +0.411 |
| 9 | David Alonso (COL) | CFMOTO Gaviota Aspar Team | +0.432 |
| 10 | Manuel Gonzalez (SPA) | Liqui Moly Dynavolt Intact GP | +0.433 |
Data di atas menggambarkan betapa tipisnya selisih waktu di antara pembalap terdepan, di mana perbedaan kurang dari satu detik memisahkan posisi pertama hingga kesepuluh. Hal ini menegaskan tingkat persaingan yang luar biasa di kelas menengah Moto2, dimana setiap desimal dapat menentukan nasib pembalap pada sesi kualifikasi.
Sementara itu, di Moto3, Veda Ega Pratama berjuang keras untuk menembus zona aman. Setelah mencatatkan waktu terbaik 1'44.86, ia masih tertinggal sekitar 0,7 detik dari pemimpin sesi, Maximo Quiles. Posisi ke-16 menempatkannya di luar 14 pembalap yang otomatis melaju ke Q2, sehingga Veda harus mengandalkan performa pada Q1 untuk tetap berlanjut.
Para analis mengamati bahwa performa Aji pada sesi practice menunjukkan adaptasi cepat terhadap karakteristik sirkuit Jerez yang mengutamakan akselerasi keluar tikungan akhir dan kontrol pengereman pada jalur pendek. Keberhasilan masuk Q2 memberi keuntungan taktis: Aji dapat memusatkan perhatian pada pemilihan ban dan pengaturan suspensi tanpa tekanan fase eliminasi.
Di sisi lain, Veda harus memanfaatkan sesi Q1 untuk menampilkan konsistensi waktu dan menghindari kesalahan yang dapat menghalangi peluangnya masuk ke Q2. Kemampuan mengoptimalkan setup motor dalam waktu singkat menjadi kunci bagi pembalap muda ini.
Dengan hasil practice yang menegaskan keunggulan Mario Aji, harapan besar menanti pada sesi kualifikasi resmi besok. Jika Aji mampu mempertahankan performa tersebut, peluangnya untuk meraih start grid yang lebih baik pada balapan utama meningkat signifikan. Sementara Veda Ega Pratama, meskipun harus melewati Q1, tetap memiliki peluang untuk menunjukkan perkembangan teknisnya dan menambah pengalaman di level internasional.
Keseluruhan, weekend Jerez 2026 menampilkan dinamika kompetisi yang menarik, memperlihatkan bagaimana pembalap Indonesia mampu bersaing di ajang bergengsi MotoGP. Performa Aji dan Veda menjadi contoh nyata bahwa investasi dalam pengembangan pembalap muda Indonesia mulai membuahkan hasil.
