Hyundai Kona overheat Bikin Mobil Listrik Hangus di Gresik, Rangka Saja Tersisa

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 24 April 2026 | Pada Rabu, 22 April 2026, sebuah Hyundai Kona Electric melaju di Jalan Mayjen Sungkono, Desa Gulomantung, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, kemudian mengalami kebakaran hebat yang menghanguskan seluruh bodi hingga menyisakan hanya rangka. Kejadian ini menjadi sorotan publik setelah video rekaman yang menunjukkan asap tebal dan nyala api besar tersebar melalui media sosial.

Kronologi Kejadian

Menurut saksi mata dan pengemudi kendaraan, Alex, mobil listrik tersebut pertama kali menampilkan indikator baterai lemah pada layar instrumen. Sekitar sepuluh menit kemudian, sistem menampilkan peringatan overheat. Tak lama setelah itu, percikan api muncul dari bagian bawah mobil dan cepat berkembang menjadi api yang melalap seluruh kendaraan.

Baca juga:

Alex berusaha memadamkan api dengan alat pemadam api ringan (APAR) yang terpasang di dalam mobil, namun upaya tersebut tidak berhasil. Ia kemudian menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Gresik. Tim pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 11.37 WIB dan melakukan pemadaman selama kurang lebih 40 menit. Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 12.15 WIB tanpa adanya korban jiwa atau luka-luka.

Reaksi Hyundai Indonesia

Chief Operating Officer Hyundai Motor Indonesia (HMID), Fransiscus Soerjopranoto, menyampaikan keprihatinan atas insiden tersebut melalui pesan singkat pada 23 April 2026. Ia menegaskan bahwa prioritas utama Hyundai adalah memastikan keselamatan dan kenyamanan konsumen. Hyundai saat ini sedang berkoordinasi dengan dealer resmi untuk menindaklanjuti kasus ini dan melakukan investigasi mendalam guna menemukan penyebab pasti kebakaran.

Perusahaan juga menekankan bahwa baterai yang dipasang pada Hyundai Kona diproduksi oleh PT Hyundai LG Indonesia (HLI) Green Power di Karawang, Jawa Barat, dan telah memenuhi standar global. Meski demikian, pihak Hyundai tidak menutup kemungkinan adanya faktor teknis atau operasional yang memicu overheating.

Analisis Potensi Penyebab

  • Indikator Baterai Lemah: Kemunculan peringatan baterai lemah dapat menandakan degradasi sel baterai atau masalah manajemen energi.
  • Overheat pada Sistem Baterai: Peringatan overheat yang muncul sebelum api menyala menunjukkan suhu baterai mencapai batas kritis, yang dapat memicu termal runaway.
  • Penggunaan APAR yang Tidak Efektif: Sistem pemadam internal pada mobil listrik biasanya dirancang khusus untuk kebakaran baterai, sedangkan APAR standar mungkin tidak cukup efektif.
  • Faktor Lingkungan: Suhu ambient tinggi atau kondisi jalan yang berat dapat menambah beban termal pada baterai.

Hingga kini, penyelidikan resmi masih berlangsung. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Gresik, Suyono, menegaskan bahwa dugaan awal mengarah pada overheat baterai, namun penyebab pasti belum dapat dipastikan.

Implikasi bagi Industri Mobil Listrik di Indonesia

Kebakaran Hyundai Kona ini menambah daftar insiden kendaraan listrik yang menarik perhatian regulator dan konsumen. Meskipun pasar mobil listrik Indonesia terus berkembang, insiden seperti ini menuntut peningkatan standar keamanan, terutama pada sistem manajemen baterai dan prosedur penanganan darurat.

Para ahli merekomendasikan agar produsen memperkuat sistem pendinginan baterai, memperbaiki algoritma deteksi anomali, serta menyediakan peralatan pemadam khusus yang dapat menanggulangi kebakaran termal pada baterai lithium‑ion.

Kasus ini juga memicu perbincangan tentang regulasi keamanan kendaraan listrik di tingkat nasional. Pemerintah diperkirakan akan meninjau kembali persyaratan uji ketahanan termal serta prosedur inspeksi rutin untuk kendaraan listrik yang beroperasi di wilayah dengan iklim tropis.

Sejauh ini, tidak ada laporan kerugian material yang signifikan selain kendaraan yang terbakar. Hyundai berjanji akan terus memberikan pembaruan secara berkala kepada konsumen yang terdampak dan pihak berwenang.

Dengan investigasi yang masih berjalan, masyarakat diharapkan tetap waspada namun tidak panik terhadap penggunaan mobil listrik, mengingat manfaat lingkungan yang signifikan dari teknologi ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *