Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 23 April 2026 | Pada Rabu, 22 April 2026, Zabeel Stadium di Dubai menjadi saksi duel semifinal leg pertama AFC Champions League Two 2025/26 antara Al Nassr dan Al Ahli Doha. Laga yang dijadwalkan pukul 22.55 WIB ini disiarkan secara langsung melalui V+ SPORTS (SOCCER) dan dapat diakses melalui layanan streaming VISION+. Antusiasme penonton mencapai puncak ketika dua raksasa sepak bola Asia Barat mempertemukan taktik, kualitas, dan ambisi masing-masing.
Al Nassr memasuki babak semifinal dengan catatan impresif, mencatat sembilan kemenangan beruntun sejak fase grup. Di bawah asuhan pelatih Jorge Jesus, klub asal Arab Saudi ini menampilkan permainan yang konsisten, mengandalkan rotasi pemain yang tetap menghasilkan performa tajam. Kemenangan telak 4-0 atas Al Wasl di perempat final menegaskan dominasi mereka, sekaligus mengukir harapan menjadi klub Saudi pertama yang menjuarai AFC Champions League Two. Kedalaman skuad, termasuk bintang internasional dan pemain muda berbakat, memberikan Jorge Jesus fleksibilitas taktis yang jarang ditemui di kompetisi ini.
Sementara itu, Al Ahli Doha juga menunjukkan kualitas yang patut diacungi jempol. Tim asal Qatar menyingkirkan Al Hussein dengan skor 3-1 di perempat final, memperlihatkan keseimbangan antara lini serang yang gesit dan pertahanan yang disiplin. Kemenangan tersebut memberi mereka momentum untuk melawan tim yang secara statistik lebih unggul, sekaligus menambah kepercayaan diri bahwa kejutan masih mungkin terjadi dalam laga semifinal yang penuh tekanan.
Babak pertama dimulai dengan tempo tinggi. Sekou Yansane membuka skor untuk Al Ahli pada menit ke-10, memaksa Al Nassr untuk segera bangkit. Respons cepat datang melalui Kingsley Coman, yang mencetak gol pembuka bagi Al Nassr pada menit ke-13. Setelah jeda singkat, Coman kembali menambah keunggulan pada menit ke-45+7, menjelang jeda pertama. Pada babak kedua, Coman menyelesaikan hattricknya pada menit ke-64, sementara Angelo Gabriel menambah gol pada menit ke-23 dan Abdullah Al Hamddan menutup skor pada menit ke-80. Hasil akhir 5-1 menjadi bukti dominasi total Al Nassr, sekaligus menyoroti performa luar biasa Coman yang menjadi motor penggerak tim.
Dari sudut taktik, Jorge Jesus menerapkan formasi menyerang 4-2-3-1, memaksimalkan kecepatan sayap dan kreativitas tengah lapangan. Pemanfaatan transisi cepat dan pressing tinggi memaksa Al Ahli Doha untuk bermain lebih defensif, mengurangi ruang bagi mereka melakukan serangan balik. Di sisi lain, Al Ahli mencoba menahan tekanan dengan formasi 4-5-1, mengandalkan keseimbangan lini tengah untuk menutup celah. Namun, ketidaksesuaian antara kecepatan serangan Al Nassr dan ketahanan pertahanan Al Ahli membuat strategi tersebut terhambat, terutama setelah gol pertama Coman.
Kemenangan 5-1 tidak hanya mengamankan tiket ke final bagi Al Nassr, tetapi juga memperkuat ambisi klub untuk menorehkan sejarah. Jika berhasil menjuarai turnamen, Al Nassr akan menjadi klub pertama dari Arab Saudi yang mengangkat trofi AFC Champions League Two, menambah koleksi prestasi Jorge Jesus di kancah internasional. Bagi Al Ahli Doha, meski harus berpisah dari kompetisi, perjalanan mereka tetap patut diacungi jempol sebagai contoh konsistensi dan kemampuan bersaing di level tertinggi.
Penonton yang ingin menyaksikan aksi selanjutnya dapat terus mengikuti melalui platform VISION+. Pastikan langganan aktif agar tidak melewatkan final yang dijadwalkan beberapa minggu lagi. Pertandingan ini mempertegas bahwa sepak bola Asia tengah memasuki era kompetitif yang semakin menarik, dengan klub-klub berinvestasi pada kualitas pemain dan taktik modern.
