Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 21 April 2026 | Persib Bandung kembali menegaskan dominasinya di BRI Super League 2025/2026 dengan mengantongi 65 poin dari 28 laga, menempati posisi pertama dalam klasemen. Keberhasilan ini tidak lepas dari performa konsisten dalam menyerang dan ketangguhan mental pada laga-laga penting, termasuk hasil imbang 2-2 melawan Dewa United pada pekan ke-28 yang membuat selisih poin dengan rival terdekat, Borneo FC, menjadi hanya dua angka.
Pertandingan melawan Dewa United berlangsung di Banten International Stadium, Serang. Persib sempat unggul 1-0 lewat gol penalti Thom Haye pada menit ke-73, namun Dewa United berhasil menyamakan kedudukan lewat sundulan Andrew Jung pada menit ke-85. Skor akhir 2-2 tetap mempertahankan posisi Persib di puncak, namun menambah tekanan pada tim-tim lain yang ingin menutup jarak.
Berikut klasemen sementara BRI Super League setelah 28 putaran:
| Pos | Tim | Poin |
|---|---|---|
| 1 | Persib Bandung | 65 |
| 2 | Borneo FC | 63 |
| 3 | Persija Jakarta | 58 |
| 4 | Bhayangkara FC | 47 |
| 5 | Malut United | 46 |
| 6 | Persebaya Surabaya | 42 |
| 7 | Dewa United | 41 |
Statistik di atas menunjukkan bahwa perbedaan poin antara Persib dan Borneo FC semakin tipis. Borneo FC berada di posisi runner‑up dengan 63 poin, hanya dua poin di belakang pemuncak klasemen. Persija Jakarta, yang menempati peringkat ketiga, masih jauh di belakang dengan selisih lima poin.
Tekanan semakin meningkat menjelang pekan ke-29, di mana Persib akan menghadapi Arema FC dalam laga yang diprediksi sangat sengit. Pertarungan ini tidak hanya menentukan poin tambahan bagi Persib, tetapi juga menjadi ujian mental untuk menahan laju Borneo FC yang sedang berusaha mengurangi selisih. Jika Persib mampu mengamankan tiga poin, jarak ke Borneo FC dapat meluas kembali menjadi lima poin, memberikan ruang bernapas menjelang fase penutup musim.
Berikut jadwal sisa lima laga Persib:
- Pekan 29: Persib vs Arema FC (tandang)
- Pekan 30: Persib vs Persija Jakarta (home)
- Pekan 31: Persib vs Borneo FC (tandang)
- Pekan 32: Persib vs Dewa United (home)
- Pekan 33: Persib vs Bhayangkara FC (tandang)
Setiap pertandingan memiliki tingkat kesulitan yang berbeda. Laga melawan Arema FC menjadi peluang untuk menambah gol dan memperkuat moral tim. Pertarungan melawan Persija Jakarta merupakan derby klasik yang selalu menghasilkan tekanan tinggi, sementara konfrontasi dengan Borneo FC akan menjadi penentu utama siapa yang akan memimpin klasemen pada akhir musim.
Di luar faktor taktik, persaingan persib dengan Borneo FC juga dipengaruhi oleh dinamika pemain. Ricky Kambuaya, yang sempat menjadi sorotan karena insiden rasial pada pertandingan melawan Persib, kini menjadi figur penting bagi Dewa United dan dapat menjadi ancaman tambahan bagi pertahanan Persib. Sementara itu, lini tengah Persib yang dipimpin oleh Eliano Reijnders dan Andrew Jung terus menunjukkan kreativitas dalam menciptakan peluang.
Pelatih Persib, yang belum disebutkan namanya dalam sumber, menekankan pentingnya “bermain dengan kaki sendiri” menjelang akhir kompetisi. Filosofi ini menuntut setiap pemain untuk mengambil inisiatif, mengurangi ketergantungan pada hasil dari lawan, serta menjaga konsistensi dalam setiap menit pertandingan.
Secara keseluruhan, Peringkat Persib berada di puncak klasemen, namun tantangan tetap besar. Kompetisi di BRI Super League 2025/2026 semakin ketat, dan selisih poin yang tipis menuntut Persib untuk terus menambah poin di sisa laga. Jika tim dapat menjaga performa menyerang dan memperbaiki pertahanan pada laga krusial, peluang besar terbuka bagi Maung Bandung untuk mengamankan gelar juara pertama dalam sejarah kompetisi ini.
