JPE Libas Phonska Plus, Juara Proliga 2026 Tersimpan di Genggaman

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 21 April 2026 | Jakarta Pertamina Enduro (JPE) menutup putaran kedua Final Four Proliga 2026 dengan kemenangan gemilang atas Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia. Pertandingan yang berlangsung pada Minggu, 19 April 2026 di GOR Jatidiri, Semarang, berakhir dengan skor 3-1 (25-18, 16-25, 25-15, 25-17). Kemenangan ini menegaskan kembali dominasi JPE sebagai tim putri yang berhasil mempertahankan gelar juara dari putaran pertama yang diraih dua pekan lalu di Solo.

Pelatih JPE, Bullent Karsioglu, menaruh kepercayaan penuh kepada pemain muda seperti Wilma Salas, Yesky, Tina, Erie, dan Fiola. Rotasi pemain pada laga penutup ini bertujuan memberi jam terbang kepada pelapis sekaligus menjaga kebugaran inti. Strategi ofensif yang agresif langsung menguasai ritme permainan sejak set pertama, membuat Phonska Plus kesulitan mengejar poin.

Baca juga:

Di sisi Phonska Plus, Alessandro Lodi mengandalkan kombinasi pemain senior Rika, Ajeng Fiona, Bela Sabrina, dan Putri Agustin. Namun, mereka tertinggal 9-16 pada fase awal set pertama. Lodi mencoba mengubah alur dengan memasukkan Dhea, yang sempat memperkecil selisih menjadi 12-17, namun tidak cukup untuk membalikkan dominasi JPE yang menutup set pertama dengan 25-18.

Set kedua menjadi saksi perubahan taktik. JPE sempat unggul cepat 6-1, namun Phonska Plus menanggapi dengan memasukkan Geofani dan Dhea, mencetak tujuh poin beruntun dan memimpin 8-6. Meskipun Phonska Plus melanjutkan serangan hingga mencapai 15-7, JPE kembali mengamankan set kedua dengan 25-16, menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Set ketiga menyaksikan duel sengit antara dua tim. Phonska Plus sempat unggul 8-5 berkat aksi Bela Sabrina, namun Wilma Salas menyeimbangkan skor menjadi 9-9 dan memimpin kembali 13-11. Kesalahan serangan berulang dari Phonska Plus dimanfaatkan JPE yang menutup set ketiga dengan selisih lebar 25-15.

Set keempat berlangsung ketat pada awalnya, namun JPE berhasil memanfaatkan tekanan pada titik kritis. Setelah memimpin 18-13, mereka memperlebar jarak menjadi 23-16 dan menutup pertandingan dengan skor 25-17. Kemenangan ini tidak hanya memberikan trofi juara putaran kedua, tetapi juga hadiah uang pembinaan sebesar Rp60 juta bagi JPE.

Berikut rangkuman statistik utama pertandingan:

  • Skor akhir: JPE 3-1 Phonska Plus
  • Set pertama: 25-18
  • Set kedua: 16-25
  • Set ketiga: 25-15
  • Set keempat: 25-17
  • Hadiah uang pembinaan: Rp60 juta

Keberhasilan JPE di putaran kedua ini menjadi modal psikologis penting menjelang Grand Final yang dijadwalkan di GOR Amongrogo, Yogyakarta pekan depan. Sementara itu, Phonska Plus menilai rotasi pemain sebagai kesempatan mengevaluasi kedalaman skuad, khususnya penampilan Dhea dan Geofani yang menunjukkan potensi untuk mendukung tim pada laga penentu.

Pelatih Alessandro Lodi menyampaikan, “Kami sengaja memberi istirahat pada pemain utama untuk persiapan final tiga hari berturut‑turut. Ini bagian dari strategi evaluasi dengan menurunkan semua pemain di lapangan.” Dengan persiapan matang, kedua tim diprediksi akan menampilkan pertarungan sengit di final, namun JPE kini memiliki keunggulan momentum dan kedalaman tim yang terbukti.

Secara keseluruhan, JPE libas Phonska Plus, menegaskan posisi sebagai tim putri terkuat dalam Proliga 2026. Penampilan konsisten, taktik rotasi yang cerdas, serta dukungan pelatih yang visioner menjadikan mereka favorit kuat untuk merebut gelar juara Grand Final.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *