Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 16 Agustus 2026 | Kasus pembacokan petugas valet di Surabaya masih menjadi perhatian publik. Baru-baru ini, polisi telah menetapkan satu tersangka, yaitu LL (24), yang diduga ikut membacok korban pada Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 03.15 WIB. Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP David Manurung mengatakan bahwa LL menyerahkan diri pada Minggu (9/8/2026) dan telah dilakukan pemeriksaan lanjutan untuk memenuhi konstruksi perkara.
Selain menetapkan LL sebagai tersangka, polisi juga telah menyita delapan barang bukti dalam kasus tersebut, termasuk rekaman CCTV dan visum et repertum korban. Namun, senjata tajam dan pakaian yang diduga digunakan pelaku masih dalam pencarian. Polisi berharap masyarakat dapat membantu memberikan informasi tentang keberadaan pelaku yang masih buron.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Luthfie Sulistiawan menegaskan bahwa proses hukum akan dilakukan secara profesional dan tidak ada perbedaan perlakuan dalam proses penegakan hukum. Ia juga meminta masyarakat yang mengetahui keberadaan pelaku untuk memberikan informasi kepada polisi.
Imbas dari insiden itu, sebanyak 10 ribu massa PSHT sempat menggelar aksi solidaritas dengan mendatangi Mapolrestabes Surabaya untuk mendesak pengusutan dan penangkapan para pelaku. Mereka juga sempat melakukan aksi di markas kelompok debt collector Maluku 1 Rasa (M1R) yang ada di Jalan Teuku Umar, Tegalsari, Surabaya.
Sementara itu, Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan mengecam pernyataan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto terkait pernyataan bertanggung jawab atas keamanan masyarakat di seluruh Indonesia. Mereka menilai bahwa pernyataan tersebut tidak dapat dianggap sekadar kekeliruan memilih kata dan berisiko membenarkan kehadiran militer sebagai sesuatu yang biasa dalam kehidupan sipil.
Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman juga mencopot Koordinator Wilayah Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Surabaya Tiara Devi karena KPPG Surabaya dinilai belum membeli telur dari peternak sesuai harga yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah memastikan kebijakan penyerapan telur peternak benar-benar dijalankan di lapangan.
Dalam kasus pembacokan petugas valet, polisi masih terus melakukan pencarian terhadap pelaku yang masih buron. Masyarakat diharapkan dapat membantu memberikan informasi tentang keberadaan pelaku. Dengan demikian, proses hukum dapat berjalan dengan lancar dan pelaku dapat segera dibawa ke pengadilan.
