Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 15 Agustus 2026 | Satu kejadian ledakan gas yang menghebohkan telah terjadi di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mojokerto Puri Medali, Desa Medali, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Ledakan tersebut diduga berasal dari kebocoran gas elpiji dan mengakibatkan lima orang mengalami luka bakar serius.
Menurut sumber, ledakan terjadi saat tiga teknisi dari PT Energi Alam Utama sedang memperbaiki instalasi gas elpiji di area dapur. Nahas, niat memperbaiki justru berujung tragedi. Edi Suyanto (55), pemilik perusahaan teknisi tersebut, mengalami luka bakar mencapai 90 persen. Dua rekannya, Piter dan Kwin Lan, juga menderita luka bakar serius masing-masing 45 dan 65 persen.
Tak hanya para teknisi, dua karyawati SPPG, Robiatul Adawiyah dan Maulin Nikmah, juga terluka parah akibat ledakan. Mereka tertimpa atap bangunan yang ambruk dan mengalami luka serius di bagian kepala dan punggung.
Ledakan yang terjadi pada Kamis (13/8/2026) malam tersebut juga menyebabkan empat ruangan bangunan dapur hancur total. Operasional distribusi 3.700 porsi makanan bergizi gratis harian pun terhenti karena lokasi terdampak dipasangi garis polisi.
SPPG Mojokerto Puri Medali merupakan milik Yayasan Anak Cerdas Berkualitas Group dan berada di bangunan yang dikontrak dari pemilik gudang sepatu. Setiap harinya, dari dapur inilah 3.700 porsi makanan bergizi didistribusikan untuk anak-anak sekolah.
Pemilik SPPG, Erista Widya Kristanti, dan pihak berwajib masih menunggu hasil investigasi mendalam untuk memastikan penyebab pasti titik api. Namun, yang jelas, kejadian ini telah menyebabkan dampak yang signifikan terhadap masyarakat luas, terutama anak-anak sekolah yang bergantung pada program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kita berharap agar korban ledakan dapat segera pulih dan operasional SPPG dapat segera dilanjutkan. Kejadian ini juga menjadi peringatan bagi kita semua untuk selalu meningkatkan keselamatan dan kewaspadaan di tempat kerja maupun di rumah.
