Bantuan Beras dan PKH Cair Agustus 2026, Ini Jadwal dan Informasi Lengkapnya

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 11 Agustus 2026 | Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) pada Agustus 2026, yang mencakup Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Program Sembako, serta bantuan pangan berupa beras 10 kilogram. Bagi masyarakat yang terdaftar sebagai keluarga penerima manfaat (KPM), mengetahui jadwal pencairan bansos penting dilakukan agar tidak ketinggalan informasi penyaluran.

Penyaluran PKH dan BPNT pada Agustus 2026 merupakan bagian dari pencairan bansos triwulan III untuk periode Juli, Agustus, dan September 2026. Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan penyaluran bansos triwulan III mulai dilakukan sejak 20 Juli 2026.

Baca juga:

Dengan demikian, PKH dan BPNT untuk periode triwulan III sudah mulai disalurkan sejak 20 Juli 2026 dan proses penyalurannya berlanjut pada Agustus 2026. Masyarakat yang belum menerima bantuan dapat mengecek status kepesertaan dan informasi penyaluran melalui layanan resmi Cek Bansos.

Bantuan pangan berupa beras 10 kg memasuki tahap kedua penyaluran. Pada tahap kedua ini, bantuan beras diberikan untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026. Pemerintah menyiapkan penyaluran Bantuan Pangan Beras Tahap II sebanyak 997.200 ton beras untuk 33,24 juta keluarga penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga akses pangan, melindungi daya beli masyarakat, dan memperkuat stabilitas harga beras pada semester II 2026. Bantuan tahap kedua disiapkan untuk memenuhi alokasi kebutuhan pangan selama Juli, Agustus, dan September 2026.

Selain bantuan pangan, air cucian beras yang biasanya dibuang ke saluran pembuangan sebenarnya menyimpan nutrisi berharga bagi tanaman. Cara membuat pupuk dari air cucian beras pun tergolong mudah, yakni dengan menampung, memfermentasi, lalu mengencerkannya sebelum disiramkan.

Prosesnya hanya memerlukan wadah tertutup dan waktu beberapa hari untuk fermentasi. Dengan menerapkan cara membuat pupuk dari air cucian beras yang benar, kamu bisa memangkas biaya pupuk kimia sekaligus mengurangi limbah dapur.

Selain air beras, 8 limbah cair rumah tangga lainnya seperti air kelapa, air akuarium, dan air rebusan sayuran juga bisa dimanfaatkan untuk membantu menyuburkan tanaman. Bahan-bahan seperti air kelapa, air akuarium, hingga air rebusan sayuran sering kali langsung dibuang setelah digunakan, padahal sebagian di antaranya masih membawa mineral atau senyawa organik yang dapat memberikan manfaat tambahan bagi tanaman apabila digunakan dengan cara yang tepat.

Di sisi lain, seorang mahasiswa baru Universitas Diponegoro (Undip) bernama Adriano Jeconia Padama atau Dede, awalnya hanya mengadukan harga beras di kampungnya, Alor, NTT kepada Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. Kini Dede diganjar beasiswa S2 double degree di Undip dan University of Sheffield, Inggris.

Dede akan mendapatkan beasiswa double degree pada program Magister Administrasi Publik di Undip dan MA in Politics, Governance & Public Policy di University of Sheffield. Dede sendiri tidak menyangka aksinya yang mengadukan harga beras di kampungnya ke Mentan Amran akan berakhir dirinya mendapatkan beasiswa S2 ke UK.

Kesimpulan, bantuan beras dan PKH cair Agustus 2026 merupakan upaya pemerintah untuk menjaga akses pangan dan melindungi daya beli masyarakat. Sementara itu, air cucian beras dan limbah cair lainnya dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik untuk tanaman. Dengan demikian, masyarakat dapat memanfaatkan sumber daya yang ada untuk meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi limbah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *