Danantara Siapkan IPO BUMN dan ETF Emas di BEI

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 11 Agustus 2026 | Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memastikan akan menggabungkan seluruh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) menjadi satu lembaga Superholding untuk membenahi tata kelola aset yang dinilai tidak produktif. Kebijakan ini akan mengadopsi konsep Danantara yang sudah diterapkan di tingkat nasional.

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memperluas peran di Kota Padang, Sumatera Barat, dengan mengandalkan bisnis pembiayaan perumahan dan membangun ekosistem layanan perbankan bersama Pemerintah Kota Padang.

Baca juga:

Institusi Galangan Kapal dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (Iperindo) menyambut baik rencana PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) membangun tiga kapal penumpang baru senilai Rp4,5 triliun.

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) menegaskan tengah menyiapkan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) bagi sejumlah perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam jangka waktu 6-12 bulan ke depan.

Exchange Traded Fund (ETF) Emas resmi diluncurkan dan diperdagangkan secara resmi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (10/8/2026). Pegadaian dipercaya sebagai underlying provider ETF Emas di Indonesia atas kesiapannya secara infrastruktur dan regulasi.

Kehadiran ETF Emas ini menjadi langkah strategis dalam memperluas akses masyarakat terhadap instrumen investasi emas melalui pasar modal, sekaligus memperkuat sinergi antar pelaku dalam ekosistem bullion.

Dengan demikian, Danantara siap memperkuat pasar modal domestik dan membuka peluang pendanaan baru bagi perusahaan-perusahaan pelat merah yang memiliki prospek bisnis kuat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *