Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 02 Agustus 2026 | Indosat Ooredoo Hutchison terus memperluas jaringan 5G di berbagai daerah, termasuk Balikpapan yang telah mencapai 100 persen cakupan. Selain itu, perusahaan juga mengembangkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung pendidikan, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dan komunitas keagamaan.
SVP Head of Region Kalimantan Indosat Ooredoo Hutchison, Sugiyanto, mengatakan bahwa perluasan jaringan 5G di Balikpapan merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung percepatan transformasi digital di Kalimantan Timur. Ia juga menambahkan bahwa Indosat telah menghadirkan Program Sekolah Digital untuk mendukung pendidikan dan memberikan pelatihan pemanfaatan AI bagi guru dan siswa.
Indosat juga bekerja sama dengan Gemini untuk mempercepat transformasi digital di berbagai sektor, termasuk UMKM dan komunitas keagamaan. Perusahaan ini juga memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM untuk meningkatkan kemampuan pemasaran digital dan strategi berjualan melalui siaran langsung (live streaming).
Di sisi lain, Indosat juga membukukan pendapatan sebesar Rp30,7 triliun pada semester I 2026, meningkat 13,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan ini didorong oleh strategi transformasi berbasis AI yang dijalankan perusahaan.
President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan bahwa transformasi berbasis AI telah memperkuat bisnis perusahaan dan membuka peluang pertumbuhan jangka panjang. Ia juga menambahkan bahwa penerapan AI semakin luas dalam layanan digital yang digunakan pelanggan setiap hari.
Dengan demikian, Indosat terus memperluas jaringan 5G dan mengembangkan AI untuk mendukung masyarakat, serta membukukan pertumbuhan pendapatan yang positif. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk mendukung percepatan transformasi digital di Indonesia.
