Satpam Bundaran HI Tolak Tawaran Dedi Mulyadi, Pilih Bertahan di Jakarta

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 30 Juli 2026 | Satpam proyek MRT di sekitar Bundaran Hotel Indonesia (HI), Menteng, Jakarta Pusat, Fiktor Harefa (27), memilih tetap bekerja di Jakarta. Keputusan itu diambil setelah Fiktor menolak tawaran Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk bekerja sebagai satpam di Gedung Sate, Kota Bandung.

Fiktor kini masih menjalankan tugasnya sebagai Komandan Regu (Danru) pengamanan proyek konstruksi MRT. Lokasinya berada di area depan Plaza Indonesia dan Hotel Pullman, Menteng, Jakarta Pusat.

Baca juga:

Fiktor mengaku sudah merasa nyaman dengan lingkungan kerjanya saat ini. Statusnya sebagai pekerja alih daya atau outsourcing tidak membuatnya berniat meninggalkan pekerjaan tersebut. Pria asal Nias, Sumatera Utara, itu juga sudah memiliki lingkungan pertemanan yang membuatnya betah.

Fiktor sebelumnya sempat menjadi sorotan setelah terlibat konflik dengan tiga polisi pengendara Toyota Alphard. Ketiganya disebut menerobos pelican crossing di kawasan Bundaran HI. Persoalan tersebut kini telah selesai dan Fiktor kembali fokus bekerja.

Fiktor juga memiliki alasan lain untuk mempertahankan pekerjaannya di proyek MRT. Menurutnya, pekerjaan tersebut sangat berharga setelah dirinya sempat lama tidak memiliki pekerjaan tetap di Jakarta.

Sebelum bekerja sebagai satpam proyek MRT pada April 2026, Fiktor mengaku sempat lama tidak memiliki pekerjaan tetap. Selama menganggur, ia membantu usaha konter telepon seluler milik saudaranya di Jakarta Barat sambil mencari pekerjaan.

Terkait undangan dari Dedi Mulyadi, Fiktor mengaku awalnya dihubungi melalui WhatsApp oleh staf gubernur. Karena khawatir menjadi korban penipuan, ia meminta panggilan video langsung dengan Dedi Mulyadi untuk memastikan keaslian undangan tersebut.

Setelah memastikan keaslian undangan, Fiktor memutuskan untuk menolak tawaran tersebut. Ia memilih untuk tetap bekerja di Jakarta dan tidak ingin pindah ke Bandung.

Kesimpulan dari kejadian ini adalah bahwa Fiktor Harefa, satpam proyek MRT di Bundaran HI, memilih untuk tetap bekerja di Jakarta setelah menolak tawaran dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Fiktor merasa nyaman dengan lingkungan kerjanya dan tidak ingin pindah ke Bandung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *