Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 29 Juli 2026 | FIFA, di bawah kepemimpinan Gianni Infantino, tengah menghadapi kritik keras atas rencana untuk menjual saham Piala Dunia kepada investor swasta. Rencana ini, yang diumumkan baru-baru ini, telah memicu kemarahan dari berbagai pihak, termasuk UEFA, yang menilai langkah ini sebagai upaya untuk mengkomersialkan olahraga sepak bola secara berlebihan.
Infantino, yang telah menjadi target kritik karena hubungannya dengan keluarga Trump, khususnya Jared Kushner, telah menjelaskan bahwa rencana ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan FIFA dan mengembangkan sepak bola di seluruh dunia. Namun, banyak pihak yang meragukan motif di balik rencana ini dan khawatir bahwa hal ini akan membahayakan integritas sepak bola.
UEFA, yang dipimpin oleh Aleksander Ceferin, telah menyatakan penentangannya terhadap rencana ini dan bahkan mengancam untuk melakukan boikot Piala Dunia jika rencana ini tetap dilanjutkan. Organisasi sepak bola Eropa ini menilai bahwa Piala Dunia bukanlah komoditas yang dapat dijual, melainkan sebuah kejuaraan yang harus dipertahankan untuk kepentingan sepak bola itu sendiri.
Kritik juga datang dari kalangan politisi dan penggemar sepak bola. Mereka menilai bahwa rencana ini akan membahayakan sepak bola dan mengubahnya menjadi bisnis yang hanya menguntungkan segelintir orang. Mereka juga khawatir bahwa rencana ini akan membatasi akses penggemar untuk menonton pertandingan dan mengurangi keaslian sepak bola.
Dalam menghadapi kritik ini, Infantino tetap pada pendiriannya bahwa rencana ini akan membawa manfaat bagi sepak bola dan FIFA. Namun, masih banyak pertanyaan yang belum terjawab tentang bagaimana rencana ini akan diimplementasikan dan apa dampaknya terhadap sepak bola di masa depan.
Kesimpulan, rencana FIFA untuk menjual saham Piala Dunia kepada investor swasta telah memicu kemarahan dan kekhawatiran dari berbagai pihak. Infantino dan FIFA harus menjawab pertanyaan-pertanyaan ini dan memberikan kejelasan tentang rencana ini agar dapat memperoleh dukungan dari masyarakat sepak bola.
