FIFA ASEAN Cup 2026: Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah, Jay Idzes dan Emil Audero Bisa Kembali

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 29 Juli 2026 | Timnas Indonesia berpotensi mendapatkan keuntungan besar saat tampil di FIFA ASEAN Cup 2026. Turnamen anyar besutan FIFA tersebut dikabarkan akan digelar di Jakarta, dengan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) menjadi salah satu venue pertandingan.

Kabar mengenai Indonesia sebagai tuan rumah muncul setelah Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memasukkan FIFA ASEAN Cup 2026 ke dalam daftar agenda internasional yang akan berlangsung di Tanah Air sepanjang 2026 hingga awal 2027.

Baca juga:

FIFA ASEAN Cup 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 23 September hingga 3 Oktober 2026. Kehadiran turnamen ini menjadi sorotan karena memiliki perbedaan besar dibandingkan Piala AFF 2026 yang saat ini tengah diikuti Timnas Indonesia.

Turnamen sepak bola terbesar di Asia Tenggara itu tidak masuk dalam kalender resmi FIFA, sehingga klub tidak memiliki kewajiban yang sama untuk menyerahkan pemainnya kepada tim nasional.

Sementara itu, FIFA ASEAN Cup merupakan proyek baru FIFA untuk kawasan Asia Tenggara. Gagasan FIFA ASEAN Cup diperkenalkan pada Oktober 2025 setelah FIFA dan ASEAN memperbarui kerja sama dalam KTT ASEAN ke-47 di Kuala Lumpur, Malaysia.

FIFA menyebut turnamen ini dibuat untuk mempercepat perkembangan sepak bola Asia Tenggara sekaligus menghadirkan kompetisi resmi yang mempertemukan negara-negara anggota FIFA di kawasan tersebut.

Pada edisi perdana 2026, FIFA ASEAN Cup disebut akan melibatkan 14 tim yang terbagi dalam dua divisi. Indonesia menjadi salah satu negara yang diproyeksikan berpartisipasi, dengan Jakarta sebagai salah satu kota penyelenggara.

Hal tersebut menjadi pembeda utama dengan Piala AFF. Turnamen sepak bola terbesar di Asia Tenggara itu tidak masuk dalam kalender resmi FIFA, sehingga klub tidak memiliki kewajiban yang sama untuk menyerahkan pemainnya kepada tim nasional.

Bagi Timnas Indonesia, keuntungan terbesar bukan hanya tampil di depan pendukung sendiri. Status FIFA ASEAN Cup sebagai turnamen yang digelar pada kalender resmi FIFA membuat klub-klub peserta memiliki kewajiban melepas pemainnya apabila mendapat panggilan tim nasional sesuai regulasi FIFA.

Situasi tersebut sangat berbeda dengan Piala AFF 2026 yang saat ini sedang berlangsung. Karena berada di luar kalender internasional FIFA, sejumlah klub memilih tidak melepas pemainnya sehingga Indonesia tidak bisa menurunkan skuad terbaik.

Akibatnya, sederet pemain andalan seperti Jay Idzes, Emil Audero, Calvin Verdonk, Kevin Diks, Ole Romeny, hingga beberapa pemain lain yang berkarier di luar negeri harus absen membela Garuda di Piala AFF.

Namun, dengan digelarnya FIFA ASEAN Cup 2026, pelatih John Herdman berpotensi memanggil para pemain yang berkarier di Eropa maupun kompetisi luar negeri tanpa terganjal persoalan izin klub.

Nama-nama seperti Jay Idzes, Emil Audero, Calvin Verdonk, Kevin Diks, Ole Romeny, hingga pemain diaspora lainnya memiliki peluang jauh lebih besar memperkuat Merah Putih.

Indonesia juga dipastikan menjadi salah satu pusat penyelenggaraan. Jakarta disebut akan menggelar sejumlah pertandingan, dengan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) masuk dalam daftar venue yang disiapkan.

Rencana tersebut turut diperkuat melalui unggahan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang memasukkan FIFA ASEAN Cup 2026 ke dalam kalender agenda internasional yang akan berlangsung di Indonesia sepanjang 2026 hingga awal 2027.

Bagi Timnas Indonesia, keuntungan terbesar bukan hanya tampil di depan pendukung sendiri. Status FIFA ASEAN Cup sebagai turnamen yang digelar pada kalender resmi FIFA membuat klub-klub peserta memiliki kewajiban melepas pemainnya apabila mendapat panggilan tim nasional sesuai regulasi FIFA.

Kesimpulan, dengan digelarnya FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia berpotensi mendapatkan keuntungan besar dan dapat menurunkan skuad terbaiknya. Turnamen ini juga menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menampilkan kemampuan sepak bolanya di kancah internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *