Pemerintah Indonesia Terbitkan Panda Bond Perdana Senilai 7 Miliar Yuan

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 27 Juli 2026 | Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Keuangan telah menerbitkan surat utang berdenominasi yuan, Panda Bond, senilai 7 miliar yuan atau setara dengan sekitar USD 1,033 miliar. Penerbitan ini merupakan langkah strategis untuk memperluas sumber pendanaan dan memanfaatkan kesempatan di pasar keuangan global.

Panda Bond diterbitkan dalam dua seri, yakni seri RICNY0729 dengan tenor 3 tahun dan seri RICNY0731 dengan tenor 5 tahun. Seri RICNY0729 diterbitkan senilai 5,6 miliar yuan dengan kupon sebesar 1,90 persen dan akan jatuh tempo pada 30 Juli 2029. Sementara itu, seri RICNY0731 diterbitkan senilai 1,4 miliar yuan dengan kupon 2,19 persen dan jatuh tempo pada 30 Juli 2031.

Baca juga:

Penerbitan perdana Panda Bond Indonesia mendapat respons positif dari investor di pasar domestik Tiongkok. Total permintaan investor mencapai sekitar 17 miliar yuan, sehingga mencatatkan rasio bid-to-cover sebesar 2,4 kali. Hal ini memungkinkan Pemerintah memperoleh biaya pendanaan yang efisien melalui penetapan tingkat imbal hasil yang kompetitif.

Tingginya permintaan investor dan tingkat imbal hasil yang kompetitif mencerminkan kuatnya kepercayaan pasar terhadap fundamental ekonomi Indonesia dan kredibilitas pengelolaan fiskal pemerintah. Selain itu, capaian tersebut juga didukung oleh komunikasi yang efektif dengan investor di Tiongkok serta pemanfaatan momentum pasar yang tepat.

Dana hasil penerbitan Panda Bond akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan APBN Tahun Anggaran 2026. Dalam penerbitannya, Panda Bond memperoleh peringkat kredit AAA (Stable) dari China Lianhe Credit Rating Co., Ltd. Adapun Bank of China Limited bertindak sebagai lead underwriter sekaligus lead bookrunner.

Penerbitan Panda Bond ini menandai langkah penting dalam strategi keuangan Pemerintah Indonesia untuk memperluas akses ke sumber pendanaan global dan memanfaatkan kesempatan di pasar keuangan internasional. Dengan demikian, Pemerintah dapat memperkuat posisi keuangan negara dan mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *