Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 27 Juli 2026 | Pengunduran diri Perry Warjiyo sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor dan masyarakat. Perry Warjiyo yang telah menjabat sebagai Gubernur BI sejak 2018, dikenal sebagai tokoh yang berpengalaman dalam bidang ekonomi dan keuangan.
Destry Damayanti, Deputi Gubernur Senior BI, telah ditunjuk sebagai pelaksana tugas (plt) Gubernur BI untuk sementara. Namun, investor dan masyarakat masih menanti pengangkatan Gubernur BI yang definitif.
Menurut analis, pengganti Perry Warjiyo harus memiliki kredibilitas yang kuat, mampu menjaga independensi bank sentral, serta memastikan kesinambungan kebijakan moneter. Hal ini penting untuk menjaga kepercayaan investor dan masyarakat.
Di sisi lain, Karya Kreatif Sumatera Utara (KKSU) 2026 telah mencatatkan transaksi business matching perdagangan senilai Rp83 miliar dan komitmen pembiayaan UMKM sebesar Rp22 miliar. Deputi Gubernur Bank Indonesia Thomas A.M. Djiwandono menegaskan bahwa pengembangan UMKM menjadi salah satu fokus Bank Indonesia melalui strategi yang terintegrasi.
Thomas Djiwandono juga menekankan bahwa penguatan produk UMKM lokal memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara. Hal ini karena konsumsi rumah tangga masih menjadi kontributor terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam menghadapi tantangan baru, Bank Indonesia harus terus menjaga kestabilan nilai tukar rupiah, mengendalikan inflasi, dan mempertahankan koordinasi kebijakan dengan pemerintah tanpa mengurangi independensi bank sentral.
Kesimpulan, pengunduran diri Perry Warjiyo sebagai Gubernur BI telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor dan masyarakat. Namun, dengan pengangkatan Gubernur BI yang definitif dan terencana, Bank Indonesia dapat terus menjaga kestabilan ekonomi dan mempertahankan kepercayaan investor dan masyarakat.
