Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 18 April 2026 | Pekan ke-33 Serie A 2025/2026 menampilkan laga krusial antara pemuncak klasemen, Inter Milan, melawan tim papan bawah, Cagliari. Pertandingan yang dijadwalkan pada Sabtu, 18 April 2026, pukul 01.45 WIB, akan digelar di Stadion Giuseppe Meazza (San Siro), Milan. Bagi Inter, kemenangan menjadi keharusan untuk memperlebar jarak dari pesaing terdekat, Napoli, yang kini terpaut 9 poin. Sementara Cagliari berjuang menahan laju zona degradasi, menempati posisi ke-16 dengan 33 poin.
Inter Milan datang ke San Siro dalam kondisi menguasai puncak klasemen dengan 75 poin dari 32 laga. Tim asuhan Cristian Chivu mencatat dua kemenangan produktif dalam pekan sebelumnya, menelan total sembilan gol melawan Roma (5-1) dan Como (4-3). Kemenangan dramatis melawan Como, di mana Inter bangkit dari ketertinggalan dua gol, menegaskan mental juara dan menambah kepercayaan diri lini serang yang dipimpin Marcus Thuram setelah absen Lautaro Martínez karena cedera paha.
Cagliari, di bawah asuhan Fabio Pisacane, menempati peringkat menengah bawah setelah mengumpulkan 33 poin. Tim Sardinia ini baru saja mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Cremonese, mengakhiri serangkaian hasil negatif. Namun, performa tandang mereka masih menjadi catatan hitam; tidak ada clean sheet dalam sembilan pertandingan terakhir, dan lini belakang sering kali menunjukkan kerentanan.
Formasi yang diprediksi
- Inter Milan (3-5-2): Sommer; Akanji, Acerbi, Augusto; Dumfries, Barella, Calhanoglu, Zielinski, Dimarco; Thuram, Pio Esposito.
- Cagliari (3-5-2): Caprile; Ze Pedro, Mina, Rodriguez; Palestra, Folorunsho, Gaetano, Deiola, Obert; Sebastiano Esposito, Borrelli.
Di lini tengah, duel antara Henrikh Mkhitaryan dan Gianluca Gaetano menjadi sorotan utama. Mkhitaryan, pemain veteran Inter, diharapkan mengatur tempo permainan dan menjadi penghubung antara lini pertahanan dan serang. Gaetano, gelandang muda Cagliari, dikenal dengan keberanian menembus ruang dan visi tajam, siap memberikan tekanan pada penguasaan bola Inter.
Statistik pertemuan kedua tim memperkuat dugaan keunggulan Inter. Nerazzurri belum terkalahkan dalam 12 pertemuan terakhir melawan Cagliari, dan tidak pernah kalah di San Siro dalam sembilan laga liga terakhir. Inter mencatat rata-rata 2,3 gol per pertandingan dalam lima laga terakhir, sementara Cagliari masih mencari kestabilan dalam mencetak gol di laga tandang.
Catatan penting pemain
- Lautaro Martínez absen karena cedera paha, memaksa Inter mengandalkan Marcus Thuram sebagai penyerang utama.
- Yann Bisseck, Alessandro Bastoni diragukan masuk, sementara Petar Sucic skorsing.
- Cagliari kehilangan Mattia Felici, Riyad Idrissi, dan Luca Mazzitelli (cedera paha). Leonardo Pavoletti berpeluang kembali, namun belum pasti.
Prediksi skor akhir menempatkan Inter sebagai pemenang dengan selisih dua gol, misalnya 3-1. Kemenangan ini akan memperlebar jarak antara Inter dan Napoli menjadi 12 poin, mengamankan posisi terdepan menuju gelar Scudetto.
Siaran langsung di Indonesia
Penggemar di tanah air dapat menyaksikan laga ini melalui dua platform resmi. ANTV menyiarkan pertandingan secara gratis, dengan jadwal mulai pukul 01.15 WIB untuk persiapan. Sementara itu, layanan streaming Vidio menawarkan live streaming berbayar dengan paket mulai Rp45.000 per bulan. Kedua opsi memberikan kualitas tayangan yang stabil, dengan Vidio menyediakan fitur tambahan seperti analisis dan sorotan.
Menjelang laga, para pendukung Inter di Indonesia diimbau menyiapkan diri sejak dini, mengingat perbedaan zona waktu dan jadwal yang menantang. Antusiasme tinggi di kalangan Interisti, terutama mengingat ambisi klub untuk mengunci gelar juara domestik pertama sejak era era 2010-an.
Secara keseluruhan, pertemuan Inter Milan vs Cagliari diprediksi akan menjadi duel yang tidak hanya menampilkan kualitas teknis tinggi, tetapi juga menegaskan perbedaan tujuan kedua tim. Inter berambisi menambah tiga poin penting, sementara Cagliari berjuang keras mencuri setidaknya satu poin untuk menjaga jarak aman dari zona degradasi.
Dengan semua faktor yang ada, pertandingan ini menjadi sorotan utama pekan ini, menawarkan drama sepak bola Italia yang khas: tekanan klasemen, pertarungan lini tengah, dan peluang bagi pemain muda untuk bersinar.
