LRT Jabodebek Ubah Stasiun Menjadi Ruang Publik, Music on Track Hadirkan Pengalaman Baru

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 26 Juli 2026 | LRT Jabodebek menghadirkan kegiatan Vok Pop: Music on Track di Stasiun LRT Cawang pada Sabtu (26/7). Melalui kegiatan ini, penumpang bisa menikmati pertunjukan musik secara langsung tanpa dikenakan biaya tambahan, baik saat menunggu kedatangan kereta maupun setelah menyelesaikan perjalanan.

Kegiatan yang berlangsung pukul 15.30 WIB hingga 17.30 WIB tersebut menghadirkan penampilan Alvin Lapian, Grace Kaitlin, Martin Wiguna, Canti, Calvin Jeremy, dan William Sihimbing. Selain menikmati pertunjukan musik, pengguna juga dapat mengikuti berbagai aktivitas interaktif serta memperoleh suvenir eksklusif dan minuman gratis yang disediakan selama acara berlangsung.

Baca juga:

Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan bahwa pengembangan transportasi publik saat ini tidak hanya diukur dari ketepatan waktu maupun keandalan operasional, tetapi juga dari kualitas pengalaman yang dirasakan pengguna selama berada di kawasan stasiun. “Kami ingin mengubah persepsi bahwa stasiun hanyalah tempat untuk datang, menunggu, lalu berangkat. Ke depan, kami ingin stasiun menjadi bagian dari ruang publik perkotaan yang nyaman untuk berinteraksi, menikmati berbagai aktivitas positif, sekaligus tetap mendukung mobilitas masyarakat. Music on Track merupakan salah satu langkah untuk mewujudkan pengalaman tersebut,” ujar Radhitya.

Selain itu, LRT Jabodebek juga menghadirkan kegiatan edukatif bagi 50 murid penyandang disabilitas dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026. Mereka diajak merasakan pengalaman menggunakan transportasi publik, diperkenalkan dengan tata cara menggunakan LRT Jabodebek, fasilitas layanan, hingga aspek keselamatan selama perjalanan.

Executive Vice President (EVP) Divisi LRT Jabodebek Suryawan Putra Hia mengatakan, peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk memperluas akses pembelajaran bagi seluruh anak, termasuk penyandang disabilitas, melalui pengalaman langsung menggunakan transportasi publik. “Transportasi publik bukan hanya sarana berpindah tempat, tetapi juga dapat menjadi ruang belajar. Mereka dapat belajar mengenai disiplin waktu, keselamatan, kepedulian terhadap sesama, hingga pentingnya menggunakan transportasi publik,” ujar Suryawan.

LRT Jabodebek juga terus mengembangkan layanan dengan mentransformasi stasiun tidak hanya sebagai tempat naik dan turun penumpang, tetapi juga menjadi ruang publik yang nyaman, hidup, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Upaya tersebut menjadi semakin relevan seiring meningkatnya minat masyarakat menggunakan LRT Jabodebek.

Di lain sisi, Dinas Perhubungan DKI Jakarta menutup putaran Cakung pada Kamis 23 Juli 2026 untuk mengatasi kemacetan parah akibat truk kontainer. Kepala Dinas Perhubungan Budi Awaluddin mengalihkan arus truk kontainer menuju Terminal Tanah Merdeka yang berkapasitas dua ratus kendaraan.

Terminal Tanah Merdeka memiliki kapasitas yang cukup besar dan mampu menampung sekitar 200 truk kontainer. Para pengemudi dapat beristirahat maupun menunggu hingga kondisi lalu lintas kembali normal atau sampai waktu yang tepat untuk melanjutkan perjalanan.

Dengan demikian, LRT Jabodebek terus berupaya meningkatkan kualitas layanan dan menghadirkan pengalaman baru bagi penggunanya. Dari kegiatan Music on Track hingga edukasi bagi penyandang disabilitas, LRT Jabodebek memperlihatkan komitmennya untuk menjadi bagian dari ruang publik perkotaan yang nyaman dan mendukung mobilitas masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *