Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 24 Juli 2026 | Turnamen bulutangkis China Open 2026 memasuki babak perempat final. Indonesia mengirimkan empat wakil yang bertanding di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, Jumat (24/7/2026). Sorotan tertuju pada tunggal putra Jonatan Christie yang dijadwalkan bertemu Victor Lai asal Kanada.
Jonatan Christie sebelumnya berhasil mengalahkan wakil Singapura Loh Kean Yew dan berharap bisa membalas dendam atas kekalahan di final Indonesia Open 2026. Namun, harapan itu harus kandas setelah Jonatan Christie dikalahkan Victor Lai dengan skor 14-21, 17-21.
Jonatan Christie mengawali pertandingan dengan lambat dan kehilangan poin sendiri, membuat Victor Lai memimpin dengan selisih skor yang jauh. Meskipun Jonatan mencoba memperbaiki penampilannya, Victor Lai sukses menjaga momentum dan mengakhiri set pertama dengan skor 14-21.
Berlanjut ke gim kedua, Jonatan Christie memulai laga dengan lebih baik dibandingkan set pertama. Namun, Victor Lai memberikan perlawanan sengit dan skor sempat menunjukkan angka sama kuat 7-7. Jonatan Christie sempat unggul 13-11, tetapi Victor Lai berhasil membalikkan keadaan dan memenangkan gim kedua dengan skor 17-21.
Keempat wakil Indonesia lainnya yang bertanding di perempat final China Open 2026 adalah Putri Kusuma Wardani, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, dan Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum. Mereka akan berusaha melanjutkan langkahnya di turnamen ini dan membawa harapan bagi Indonesia.
Pertandingan perempat final China Open 2026 akan berlangsung di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, Jumat (24/7/2026). Babak semifinal akan digelar pada Sabtu (25/7/2026), sedangkan final berlangsung Ahad (26/7/2026).
China Open 2026 merupakan turnamen BWF Super 1000 dengan total hadiah dua juta dolar AS atau sekitar Rp36 miliar. Turnamen ini akan menjadi ajang penting bagi para pebulutangkis untuk meningkatkan peringkat dan mempersiapkan diri untuk turnamen-turnamen besar lainnya.
Kesimpulan, Jonatan Christie gagal membalas dendam atas kekalahan di final Indonesia Open 2026. Namun, Indonesia masih memiliki harapan di China Open 2026 dengan tiga wakil lainnya yang masih bertanding. Mereka akan berusaha melanjutkan langkahnya dan membawa harapan bagi Indonesia di turnamen ini.
