Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 17 April 2026 | Gary Lineker, mantan striker Inggris sekaligus presenter televisi, baru-baru ini mengungkapkan alasan di balik keputusan Cristiano Ronaldo untuk menghentikan mengikuti akun Instagramnya. Dalam episode terbaru “Rest is Football” Podcast, Lineker menyebutkan bahwa pernyataannya tentang keunggulan Lionel Messi menjadi pemicu utama tindakan Ronaldo.
Lineker menjelaskan, “Dia tidak terlalu menyukai saya, Cristiano Ronaldo. Saya tidak melakukan apa pun yang membuatnya marah kecuali secara jujur mengakui bahwa Messi lebih baik.” Pernyataan tersebut membuat rekan podkasternya, Alan Shearer dan Micah Richards, tertawa, namun Lineker menambahkan dengan nada bersahabat, “Saya tetap menghormatinya, saya pernah bertemu banyak kali, dan saya berharap dia bisa menghubungi saya kembali.”
Debat Messi versus Ronaldo memang telah menjadi topik abadi dalam dunia sepak bola. Kedua bintang tersebut bersama-sama mengantongi 13 Ballon d’Or; Lionel Messi memegang delapan, sementara Cristiano Ronaldo mengoleksi lima. Lineker, yang pernah bermain di Barcelona pada masa muda, secara konsisten menilai Messi sebagai pemain yang lebih unggul, menekankan kehebatan teknik, visi, serta kemampuan mencetak gol dalam berbagai situasi.
Di sisi lain, Ronaldo tidak segan menyuarakan kepercayaannya atas pencapaian pribadi. Dalam sebuah wawancara dengan La Sexta pada Februari tahun lalu, sang penyerang Portugis menegaskan, “Saya adalah pemain terbaik dalam sejarah sepak bola. Saya tidak pernah melihat siapa pun yang lebih baik dari saya.” Ia menekankan pentingnya statistik, menyoroti kemampuan menyelesaikan dengan kepala, kaki kanan, kaki kiri, serta tendangan bebas. “Saya berada di sepuluh besar pencetak gol dengan kaki kiri dalam sejarah, serta unggul dalam gol kepala dan tendangan bebas,” ujar Ronaldo.
Kembalinya perhatian ke Instagram terjadi setelah Ronaldo menjadi pencetak gol terbanyak dalam sejarah kompetisi AFC Champions League, mencetak dua gol dalam kemenangan Al-Nassr 4-0 atas Al Wasl. Keberhasilan tersebut menambah daftar prestasi Ronaldo yang meliputi rekor gol di liga domestik, Liga Champions, dan turnamen internasional.
Menurut Lineker, keputusan Ronaldo untuk meng-unfollow bukanlah tindakan pribadi melainkan respons terhadap perbedaan pendapat dalam perdebatan yang telah berlangsung lama. “Saya tidak menyinggungnya secara langsung, hanya menyatakan pendapat saya tentang Messi,” ujar Lineker. “Jika itu membuatnya tidak nyaman, saya terima saja. Saya tetap menghormatinya sebagai pemain luar biasa.”
Berbagai reaksi muncul dari netizen setelah episode podcast tersebut dipublikasikan. Sebagian besar mengapresiasi kejujuran Lineker, sementara yang lain menilai tindakan Ronaldo sebagai bentuk pertahanan diri dalam arena digital. Namun, keduanya tetap menjadi ikon global yang mempengaruhi jutaan penggemar sepak bola di seluruh dunia.
Selain perdebatan individu, episode tersebut juga menyentuh isu lebih luas mengenai interaksi selebritas di media sosial. Seiring dengan meningkatnya platform digital, perbedaan pendapat dapat berujung pada tindakan seperti unfollow, block, atau komentar publik yang memicu perbincangan luas.
Kesimpulannya, pernyataan Gary Lineker menegaskan bahwa perbedaan pandangan mengenai siapa yang lebih baik antara Messi dan Ronaldo masih menjadi topik hangat. Sementara Ronaldo memilih untuk meng-unfollow Lineker sebagai respons pribadi, diskusi ini tetap hidup di antara para penggemar dan media, mencerminkan betapa kuatnya pengaruh kedua bintang tersebut dalam budaya sepak bola modern.
