Prajurit TNI Jadi Sopir Truk Tangki Pertamina: Upaya Mengatasi Kelangkaan BBM di Sumatera Utara

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 17 Juli 2026 | Baru-baru ini, muncul berita tentang prajurit TNI Angkatan Darat (AD) yang diterjunkan untuk membantu distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Sumatera Utara. Hal ini dilakukan karena adanya gangguan distribusi BBM yang menyebabkan antrean panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah tersebut.

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menjelaskan bahwa antrean di sejumlah SPBU bukan disebabkan kelangkaan stok BBM, melainkan terganggunya distribusi akibat pemberhentian massal pengemudi mobil tangki. Akibat kondisi tersebut, banyak truk pengangkut BBM tidak dapat beroperasi sehingga pasokan ke SPBU tersendat.

Baca juga:

Menanggapi hal ini, Pertamina Patra Niaga Sumbagut membantah isu mogok massal sopir tangki, sehingga mengakibatkan antrean panjang di banyak SPBU Kota Medan dan sekitarnya. Pertamina mengakui bahwa memang ada pembenahan manajemen transportasi, namun itu bukan terkait aksi mogok sopir dan PHK massal.

Executive General Manager (EGM) Pertamina Sumbagut, Sunardi, mengatakan bahwa pihaknya tengah melakukan penindakan terhadap sopir-sopir mobil tangki yang performanya kurang dan terbukti melanggar peraturan. Pertamina menyiapkan pengemudi cadangan agar distribusi BBM tetap berjalan dan tidak menimbulkan kekosongan pasokan di SPBU.

TNI Angkatan Darat (AD) menegaskan bahwa keterlibatan 18 prajurit sebagai pengemudi truk tangki bahan bakar minyak (BBM) di Sumatera Utara tidak dimaksudkan untuk mengambil alih tugas maupun kewenangan Pertamina dan mitra operasionalnya. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk bantuan sementara guna memastikan distribusi BBM kepada masyarakat tetap berjalan di tengah antrean panjang yang terjadi di sejumlah wilayah.

Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Sandy mengatakan, pengerahan personel TNI AD dilakukan setelah adanya permohonan bantuan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan PT Elnusa Petrofin sebagai mitra operasional Pertamina yang menangani distribusi BBM.

Dalam beberapa hari terakhir, Pertamina telah melakukan penambahan armada mobil tangki dan pengemudi selama dua hari terakhir. Pertamina pun mendapat dukungan pengamanan dari personel TNI dan Polri untuk menjamin distribusi BBM ke SPBU.

Distribusi BBM di Sumatra dan Medan telah kembali normal setelah Pertamina menambah armada mobil tangki, pengemudi cadangan, serta mendapat dukungan pengamanan dari TNI dan Polri. Pertamina memperkuat pasokan dengan menambah puluhan mobil tangki, awak tambahan, dan mengoptimalkan operasional terminal serta SPBU 24 jam agar penyaluran BBM ke masyarakat tetap lancar.

Penyaluran BBM di seluruh SPBU di Medan telah kembali normal, sementara stok BBM dipastikan dalam kondisi aman. Pertamina menambah 10 unit mobil tangki operasional, 30 unit mobil tangki spot charter, serta memperkuat personel distribusi dengan tambahan 34 awak mobil tangki dari fuel terminal terdekat dan dukungan 16 personel Bekangdam.

Kesimpulan dari permasalahan ini adalah bahwa Pertamina dan pemerintah telah bekerja sama untuk mengatasi kelangkaan BBM di Sumatera Utara. Dengan bantuan dari TNI dan Polri, distribusi BBM telah kembali normal dan stok BBM dipastikan aman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *