Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 13 Juli 2026 | Veda Ega Pratama, pebalap Honda Team Asia asal Indonesia, menunjukkan penampilan impresif dengan finis di posisi kedelapan pada Moto3 Jerman 2026 di Sirkuit Sachsenring. Meskipun memulai balapan dari urutan ke-13, Veda mampu menunjukkan daya juang tinggi hingga menembus delapan besar.
Balapan dimulai dengan cukup meyakinkan meski Veda sempat kehilangan beberapa posisi pada lap-lap awal. Namun, pebalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu kemudian berhasil kembali menyalip Casey O’Gorman untuk mempertahankan peluang bersaing di rombongan tengah.
Sementara itu, Brian Uriarte yang memulai balapan dari pole position langsung memimpin sejak tikungan pertama. Pebalap Red Bull KTM Ajo tersebut mampu membuka jarak tipis dari rombongan terdepan.
Memasuki lap ketiga, balapan sempat diwarnai insiden yang melibatkan empat pebalap. Beberapa pembalap terlempar ke area gravel dan ada yang terjatuh, tetapi insiden tersebut tidak memengaruhi posisi Veda.
Pada lap keempat, Veda berada di posisi ke-14. Di depan, Uriarte masih memimpin balapan dengan tekanan ketat dari Máximo Quiles dari CFMOTO Aspar Team.
Memasuki lap keenam, Veda mulai memperbaiki posisi ke urutan ke-13. Berbeda dari beberapa seri sebelumnya, ia tampil lebih sabar dan tidak terburu-buru melancarkan serangan. Strategi itu mulai membuahkan hasil pada akhir lap ketujuh.
Veda berhasil naik ke posisi ke-11 dan hanya terpaut satu langkah untuk menembus 10 besar. Drama kembali terjadi pada lap kedelapan setelah kecelakaan cukup keras melibatkan dua pebalap, termasuk Adrián Cruces. Bendera kuning dikibarkan dan Veda diuntungkan dengan naik ke posisi kesembilan.
Di barisan depan, duel Uriarte dan Quiles semakin sengit. Keduanya hanya dipisahkan sekitar setengah detik saat memasuki pertengahan balapan.
Veda Ega Pratama juga mendapatkan pujian dari manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, karena penampilannya pada Moto3 Jerman 2026. Hasil yang cukup solid didapatkan oleh Veda Ega Pratama pada Moto3 Jerman 2026 yang berlangsung di Sachsenring, Saxony, Jerman.
Setelah balapan, Veda Ega Pratama naik ke peringkat keenam klasemen sementara Moto3 2026 dengan koleksi 90 poin. Ia mampu memperbaiki lima posisi pada balapan GP Jerman setelah mengawali perlombaan dari urutan ke-13.
Veda finis di belakang pembalap Rivacold Snipers Team Jesus Rios dan di depan Ryusei Yamanaka. Hasil itu sekaligus menempatkan Veda sebagai pembalap Honda ketiga terbaik di Sachsenring setelah Adrian Fernandez dan Rios.
Tambahan delapan poin membawa Veda kembali melewati Danish dan memperkuat posisinya sebagai debutan terbaik kedua pada klasemen sementara, di belakang Brian Uriarte.
Kesimpulan, Veda Ega Pratama menunjukkan penampilan impresif pada Moto3 Jerman 2026 dengan finis di posisi kedelapan. Ia mampu memperbaiki posisinya dari urutan ke-13 dan membawa pulang delapan poin. Hasil ini membuat Veda naik ke peringkat keenam klasemen sementara Moto3 2026.
