Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 12 Juli 2026 | Manchester United dilaporkan membidik bek kanan Borussia Dortmund, Julian Ryerson, pada bursa transfer musim panas ini. Ketertarikan tersebut hadir seiring kebutuhan mempertebal opsi di sisi pertahanan. Laporan menyebut Borussia Dortmund baru mau menjual jika ada tawaran senilai 26 juta euro, angka yang dinilai realistis oleh Manchester United untuk menambah kedalaman skuad.
Ryerson mencuat bersama Dortmund, dengan puncak performa pada musim 2025/2026. Pada periode tersebut, ia menorehkan 18 assist dalam 42 penampilan di seluruh kompetisi. Kinerja itu turut meyakinkan pelatih Norwegia, Stale Solbakken, untuk membawanya ke Piala Dunia 2026 di Amerika Utara.
Hingga kini, Ryerson sudah melakoni tiga laga dan membantu Norwegia mencapai perempat final. Namun, dalam pertandingan melawan Inggris, Ryerson harus ditarik keluar karena cedera. Ia digantikan oleh Fredrik Aursnes setelah tidak bisa melanjutkan pertandingan.
Inggris berhasil mengalahkan Norwegia dengan skor 2-1 setelah perpanjangan waktu. Jude Bellingham menjadi bintang dengan mencetak dua gol, termasuk gol kemenangan di extra time. Kemenangan ini membawa Inggris ke semifinal Piala Dunia untuk keempat kalinya.
Norwegia, di sisi lain, harus puas dengan hasil yang sudah dicapai. Mereka berhasil mencapai perempat final Piala Dunia setelah 28 tahun tidak tampil. Meskipun harus kalah, Norwegia tetap bangga dengan pencapaian timnas mereka.
Kehadiran Ryerson di Piala Dunia 2026 menjadi sorotan karena performa yang impresif. Ia menjadi salah satu pemain kunci Norwegia sepanjang turnamen. Namun, cedera yang dialaminya dapat mempengaruhi karirnya di level klub, terutama dengan minat Manchester United yang ingin membawanya ke Old Trafford.
Kesimpulan, Julian Ryerson merupakan pemain yang sangat berpotensi dan telah menunjukkan kemampuan luar biasa bersama Borussia Dortmund dan timnas Norwegia. Meskipun cedera menghantui, ia tetap menjadi incaran klub-klub besar seperti Manchester United. Ke depan, Ryerson harus bisa mengatasi cedera dan terus menunjukkan performa terbaiknya untuk mencapai puncak karir.
