Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 12 Juli 2026 | Di Piala Dunia 2026, kiper veteran Maroko, Yassine Bounou, kembali menunjukkan kemampuan luar biasa di ajang internasional. Meskipun tim nasional Maroko kalah 2-0 dari Prancis di perempat final, Bounou berhasil menggagalkan beberapa peluang krusial dari “Les Bleus”, membuatnya mendapat pujian luas dan sanjungan dari para bintang timnas Prancis.
Aksi terbaiknya adalah saat menepis tendangan penalti yang dilepaskan Kylian Mbappé pada menit ke-25, diikuti serangkaian penyelamatan krusial yang menjadikannya bintang tak terbantahkan di barisan Maroko malam itu. Setelah peluit akhir dibunyikan, para pemain Prancis bergegas menuju mikrofon jaringan untuk memberi selamat kepada kiper berusia 35 tahun itu.
Mantan rekan setimnya di Sevilla, Jules Koundé, menyampaikan kata-kata yang mengharukan, menggambarkan Bounou sebagai kiper yang luar biasa dan orang yang hebat. Koundé menambahkan bahwa Bounou memang kiper kelas atas dan memiliki kontribusi besar bagi sepak bola, terutama bagi Maroko.
Rekan sesama penjaga gawang asal Prancis, Mike Maignan, juga mengungkapkan kekagumannya yang mendalam terhadap performa penjaga gawang asal Maroko tersebut, menyatakan bahwa Bounou adalah kiper kelas atas dan selalu tampil konsisten di setiap pertandingan.
Tim nasional Prancis telah memastikan tempatnya di semifinal Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan meyakinkan atas Maroko dengan skor 2-0. Meskipun Prancis mendominasi, mereka tetap menghadapi tembok kokoh bernama Yassine Bounou, yang menjaga harapan timnya tetap hidup dalam pertandingan tersebut.
Setelah kekalahan, Bounou tetap gracious dan mengakui bahwa timnya harus menerima hasil dan regroup untuk menghadapi tantangan di masa depan. Ia juga memuji lawannya, Prancis, sebagai tim yang sangat kuat dan pantas untuk maju ke semifinal.
Dalam pertandingan tersebut, Kylian Mbappé menjadi pemain termuda dalam sejarah Piala Dunia yang mencapai 20 penampilan, serta berada di puncak daftar pencetak gol terbanyak bersama Lionel Messi. Pelatih Prancis, Didier Deschamps, memuji kemampuan Mbappé dan menyatakan bahwa timnya telah mencapai target awal dengan lolos ke semifinal.
Dengan demikian, perjalanan Maroko di Piala Dunia 2026 telah berakhir, tetapi semangat dan dedikasi Yassine Bounou serta rekan-rekannya patut dihargai dan diingat sebagai contoh bagi generasi pemain sepak bola di masa depan.
