Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 10 Juli 2026 | PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS) telah resmi melakukan penawaran perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta Selatan. RANS menjadi perusahaan tercatat ketujuh di BEI sepanjang tahun 2026.
Nagita Slavina, Direktur Utama RANS, mengaku terharu dengan capaian perusahaan yang dirintisnya bersama suaminya, Raffi Ahmad. IPO RANS menjadi bukti karya memiliki nilai yang diakui secara profesional di panggung ekonomi profesional.
Kemudian sebesar 19,80% atau Rp 85 miliar untuk akuisisi 51% saham PT Rans Kosmetika Indonesia. Saham RANS langsung menyentuh Auto Reject Atas (ARA) pada hari pertama perdagangan.
Saham perseroan menyentuh Auto Reject Atas (ARA) setelah melonjak 34,12 persen atau naik 58 poin menjadi Rp228 per saham dari harga penawaran perdana Rp170 per saham. Raffi Ahmad juga mengungkapkan bahwa Haji Isam merupakan salah satu pemegang saham RANS dengan kepemilikan di atas satu persen.
Kehadiran Haji Isam dalam seremoni IPO menjadi bentuk dukungan terhadap RANS, sekaligus sinyal positif bagi investor lain untuk turut mendukung perkembangan industri kreatif nasional. Nagita Slavina tampil dengan gaya smart casual yang rapi dan elegan saat menghadiri momen pencatatan perdana saham RANS Entertainment di Bursa Efek Indonesia.
Ia tampil serasi dengan suaminya, Raffi Ahmad yang kenakan busana senada. Perusahaan milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS) resmi melangsungkan pencatatan perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) di pasar modal Indonesia, dengan menghimpun dana senilai Rp 429,25 miliar.
Direktur Utama RANS Nagita Slavina mengungkapkan, dana hasil IPO akan digunakan diantaranya sekitar 37,61 persen atau senilai Rp 161,5 miliar untuk penyelenggaraan konser, dan sebesar 19,80 persen atau senilai Rp 85 miliar untuk akuisisi 51 persen saham PT Rans Kosmetika Indonesia.
Pendiri RANS Raffi Ahmad menyampaikan bahwa RANS ingin menunjukkan bahwa perusahaan yang lahir dari creator economy dapat berkembang menjadi institusi bisnis yang profesional, transparan, dan akuntabel, tanpa kehilangan semangat kreativitas yang menjadi identitasnya.
Kesimpulan, RANS telah resmi melantai di Bursa Efek Indonesia dan berhasil menghimpun dana dari IPO. Perusahaan ini berencana untuk menggunakan dana tersebut untuk memperkuat strategi pertumbuhan jangka panjang dan memperluas bisnisnya.
