Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 16 April 2026 | Golden State Warriors kembali menjadi sorotan utama NBA pada malam pertandingan Play‑In Tournament melawan Los Angeles Clippers. Bintang point guard Stephen Curry yang sempat meninggalkan lapangan pada kuarter pertama karena keluhan tak teridentifikasi, kembali mengonfirmasi bahwa ia baik‑baik saja dan siap memimpin tim melaju ke babak selanjutnya.
Kejadian terjadi di awal kuarter pertama ketika Curry tampak menahan rasa sakit setelah serangkaian serangan. Ia keluar menuju ruang ganti, menimbulkan kegelisahan di antara para penggemar yang masih mengingat cedera sebelumnya. Namun tak lama kemudian, ia muncul kembali ke lapangan, mengucapkan kalimat singkat kepada reporter sideline Allie LaForce, “Jangan khawatir tentang saya, saya baik‑baik saja.”
Setelah kembali, performa Curry masih terbatasi. Pada jeda babak pertama, ia mencatat delapan poin dengan tembakan 2‑9 dari lapangan, termasuk 2‑5 dari tiga poin, serta dua lemparan bebas. Statistik lainnya tidak muncul, menandakan ia belum dapat menyalurkan potensi biasanya. Rekan setimnya, Brandin Podziemski, memimpin Warriors dengan 12 poin dan lima rebound, sementara Kristaps Porzingis menambahkan sembilan poin. Pada akhir babak pertama, Warriors tertinggal 61‑53.
Meski performa masih dipertanyakan, kehadiran Curry di lapangan tetap menjadi faktor kunci. Timnya berusaha menutup jarak dan mengamankan kemenangan yang akan meloloskan mereka ke pertandingan penentuan melawan Phoenix Suns. Pemenang laga tersebut akan merebut posisi kedelapan di Wilayah Barat dan langsung menjumpai Oklahoma City Thunder di putaran pertama.
Di luar lapangan, Curry juga menjadi bahan pembicaraan karena komentarnya mengenai film “Coming to America 2”. Dalam sebuah wawancara, ia menyatakan film tersebut “horrible” dan menertawakan bagaimana Hollywood menggambarkan dirinya. Pernyataan tersebut menambah dimensi lain pada citra publiknya, memperlihatkan bahwa bintang basket ini tidak ragu mengungkapkan pendapat pribadi meski berada di tengah sorotan media.
Masalah cedera yang mengganggu Curry tidak dapat diabaikan. Sebelumnya, ia mengalami gangguan pada pergelangan pergelangan kaki yang memaksa ia absen dalam beberapa pertandingan reguler. Kekhawatiran muncul kembali ketika ia harus keluar di kuarter pertama Play‑In. Tim medis Warriors belum mengumumkan rincian cedera, menyebutnya sebagai “tidak teridentifikasi”. Namun, pernyataan Curry yang menegaskan dirinya baik‑baik saja memberikan sedikit kelegaan bagi pelatih Steve Kerr dan rekan setim.
Jika Warriors berhasil mengalahkan Clippers, mereka akan menghadapi Suns dalam laga penentu. Phoenix masuk ke Play‑In dengan catatan yang lebih baik dan diharapkan akan menjadi tantangan berat. Bagi Curry, kesempatan ini menjadi peluang untuk mengukir penampilan vintage, menambah poin pada rekornya sebagai pencetak poin terbanyak dalam sejarah tim.
Para pengamat NBA menilai bahwa kehadiran Curry, meskipun terbatas, tetap memberikan nilai strategis. Kemampuannya dalam mengatur tempo, membuka ruang bagi pemain sayap, serta mengendalikan permainan di perimeter tetap tak tergantikan. Jika ia dapat memulihkan tembakan tiga poinnya, Warriors memiliki peluang untuk mengatasi defisit poin dan menekan Clippers di kuarter akhir.
Di media sosial, para penggemar menyatakan kelegaan ketika Curry kembali. Salah satu twit menuliskan, “Oh jangan khawatir tentang saya. Saya baik‑baik saja.” Sementara komentar lain bersifat humor, menyindir penampilan Curry yang “terbatas” namun tetap menghibur. Reaksi ini mencerminkan kedekatan antara pemain dan basis fans yang setia.
Kesimpulannya, Stephen Curry tetap menjadi pusat perhatian dalam pertandingan Play‑In antara Warriors dan Clippers. Meskipun menghadapi masalah kesehatan yang belum jelas, ia menegaskan dirinya dalam keadaan baik dan bertekad untuk membantu timnya meraih kemenangan. Performa selanjutnya akan menjadi penentu apakah Warriors dapat melaju ke babak selanjutnya dan menantang Phoenix Suns, atau harus menerima kegagalan di tahap awal playoff.
