Muharram: Bulan Suci dengan Keutamaan Luar Biasa

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 04 Juli 2026 | Muharram adalah bulan pertama dalam kalender Hijriah, yang merupakan salah satu dari empat bulan haram (al-asyhur al-hurum) yang dimuliakan dalam Islam. Muharram juga memiliki kedudukan istimewa karena disebut sebagai Syahrullah atau “bulan Allah”. Pada bulan Muharram, terdapat hari istimewa, yakni Hari Asyura (10 Muharram), yang memiliki keutamaan luar biasa karena dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu.

Umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah, salah satunya puasa sunnah. Puasa Muharram merupakan ibadah paling utama setelah puasa Ramadhan. Rasulullah SAW menyebut puasa di bulan Muharram sebagai puasa yang paling utama setelah puasa wajib di bulan Ramadhan. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda: “Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah, Muharram. Dan shalat yang paling utama setelah shalat fardhu adalah shalat malam.”

Baca juga:

Bacaan niat puasa sunnah di bulan Muharram dapat digunakan jika ingin berpuasa sunnah kapan saja selama bulan Muharram. Niat ini dibaca sebelum memulai puasa, yaitu نَوَيْتُ صَوْمَ الْمُحَرَّمِ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى (Nawaytu sawma al-Muharram sunnatan lillahi ta’ala), yang artinya “Aku niat berpuasa Muharram sunnah karena Allah Ta’ala”.

Puasa Ayyamul Bidh adalah puasa sunnah yang dilaksanakan selama tiga hari di tengah bulan Hijriah, tepatnya pada tanggal 13, 14, dan 15. Disebut Ayyamul Bidh atau Hari Putih karena pada malam-malam tersebut, bulan tengah bersinar terang (bulan purnama). Pada tahun 2026, bulan Muharram 1448 Hijriah bertepatan dengan akhir bulan Juni hingga Juli 2026.

Khutbah Jumat 3 Juli 2026 mengangkat tema “Muharram, Bulan Isi Ulang Spiritual Bagi Jiwa”, Muharram adalah bulan untuk kembali dan untuk memperbaiki. Muharram adalah salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan Allah SWT, berdampingan dengan Dzulqa’dah, Dzulhijjah, dan Rajab. Keistimewaan bulan ini bukan hanya karena posisinya sebagai awal tahun hijriah, tetapi juga karena di dalamnya tersimpan banyak peristiwa agung.

Dalam siklus kehidupan yang penuh rutinitas dan keletihan, Allah SWT menghadirkan bulan-bulan suci sebagai stasiun pengisian ulang spiritual. Muharram, yang dikenal sebagai Syahrullah (bulannya Allah), bukan sekadar penanda pergantian waktu, melainkan kesempatan emas untuk memperbaiki diri, memperbaharui niat, dan merajut ulang hubungan dengan Sang Pencipta.

Sebagai umat Islam, kita harus memanfaatkan bulan Muharram ini untuk meningkatkan kualitas iman dan takwa kita. Dengan memperbanyak ibadah, seperti puasa sunnah, shalat malam, dan membaca Al-Qur’an, kita dapat meningkatkan kesadaran spiritual kita dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Kesimpulan, bulan Muharram adalah bulan suci yang memiliki keutamaan luar biasa. Kita harus memanfaatkan bulan ini untuk memperbanyak ibadah, memperbaiki diri, dan meningkatkan kualitas iman dan takwa kita. Dengan demikian, kita dapat meraih keberkahan hidup di dunia dan akhirat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *