Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 02 Juli 2026 | Harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamina Dex telah mengalami penurunan sejak 1 Juli 2026. Harga BBM Pertamina Dex yang sebelumnya mencapai Rp 24.800 per liter, kini telah turun menjadi Rp 21.150 per liter. Penurunan ini berlaku untuk wilayah Jakarta dan sejumlah provinsi lainnya.
Penyesuaian harga BBM non-subsidi dilakukan secara berkala dengan mengacu pada mekanisme yang berlaku. Penetapan harga mempertimbangkan berbagai faktor, seperti perkembangan harga minyak dunia, aspek fiskal, serta kondisi daya beli masyarakat.
Menurut Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, penyesuaian harga BBM non-subsidi telah dilakukan sesuai regulasi dan melalui koordinasi bersama pemerintah. Ia menjelaskan bahwa harga BBM non-subsidi lain seperti Pertamax Turbo dan Dexlite juga mengalami penurunan.
Harga Pertamax Turbo sebelumnya mencapai Rp 21.650 per liter, kini telah turun menjadi Rp 19.750 per liter. Sementara itu, harga Dexlite yang sebelumnya mencapai Rp 23.000 per liter, kini telah turun menjadi Rp 19.700 per liter.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, juga menyatakan bahwa harga BBM non-subsidi seperti Pertamax akan segera turun. Hal ini dikarenakan harga minyak dunia yang tengah mengalami pelemahan.
Di samping itu, harga Avtur Pertamina juga mengalami penurunan sebesar 14 persen, dari Rp 22.190 per liter menjadi Rp 19.190 per liter. Penurunan ini berlaku untuk penerbangan domestik di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Dalam beberapa waktu terakhir, harga BBM di Indonesia telah mengalami beberapa kali penyesuaian. Namun, dengan penurunan harga BBM non-subsidi ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan perekonomian.
Penyesuaian harga BBM non-subsidi ini juga diharapkan dapat membantu meningkatkan daya beli masyarakat dan mengurangi beban biaya produksi bagi pelaku usaha. Dengan demikian, diharapkan dapat membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
