Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 01 Juli 2026 | Tim nasional Brasil mengalami kekhawatiran setelah Lucas Paquetá, salah satu pemain kunci mereka, mengalami cedera pada pertandingan melawan Jepang di babak 16 besar Mundial 2026. Paquetá mengalami cedera otot di bagian belakang paha kiri dan harus digantikan oleh Endrick di pertandingan tersebut.
Cedera Paquetá merupakan pukulan besar bagi Brasil, terutama mengingat bahwa mereka sudah kehilangan beberapa pemain penting lainnya seperti Raphinha dan Neymar Jr. yang belum sepenuhnya pulih dari cedera. Kondisi ini membuat pelatih Carlo Ancelotti harus berpikir keras untuk menyusun strategi yang tepat guna menghadapi lawan-lawan berat di babak selanjutnya.
Menurut laporan medis, Paquetá memerlukan waktu sekitar tiga hingga empat minggu untuk pulih dari cederanya. Ini berarti bahwa ia hampir tidak memiliki kesempatan untuk tampil di sisa pertandingan Mundial 2026, kecuali jika Brasil berhasil mencapai final yang dijadwalkan pada 19 Juli.
Sementara itu, Brasil telah mempersiapkan diri untuk menghadapi lawan berikutnya di babak delapan besar, yang akan ditentukan oleh pemenang pertandingan antara Norwegia dan Pantai Gading. Pertandingan ini akan menjadi ujian berat bagi Brasil, terutama tanpa kehadiran Paquetá di lapangan.
Pelatih Ancelotti telah mempersiapkan beberapa opsi untuk menggantikan Paquetá, termasuk menggunakan pemain muda seperti Rayan yang telah menunjukkan performa impresif di pertandingan sebelumnya. Namun, kehilangan Paquetá tetap menjadi kerugian besar bagi tim, dan Brasil harus berusaha keras untuk mengatasi kesulitan ini jika ingin melanjutkan perjalanan mereka di Mundial 2026.
Dalam beberapa hari mendatang, Brasil akan terus memantau kondisi cedera Paquetá dan mempersiapkan strategi terbaik untuk menghadapi lawan-lawan yang akan mereka hadapi. Dengan semangat juang yang kuat dan kerja sama yang solid, Brasil berharap dapat melampaui kesulitan ini dan mencapai kesuksesan di turnamen ini.
