SPMB Grobogan Berjalan Lancar, Sementara Jawa Tengah Siap Kembangkan PLTS Terapung

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 30 Juni 2026 | Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Online tingkat sekolah dasar di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, telah memasuki hari kedua dengan kondisi yang jauh lebih stabil. Dinas Pendidikan Grobogan memastikan berbagai kendala teknis yang sempat muncul pada hari pertama telah berhasil diatasi sehingga proses pendaftaran calon murid baru berjalan lebih lancar.

Dinas Pendidikan Grobogan mencatat SPMB Online tahun ajaran 2026/2027 mulai menunjukkan performa sistem yang lebih baik dibandingkan hari pertama pelaksanaan. Sejumlah persoalan yang sebelumnya dikeluhkan orang tua dan panitia sekolah kini telah mendapat penanganan sehingga tidak menghambat proses pendaftaran.

Baca juga:

Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan, M Irfan, menyebut kendala yang muncul pada hari kedua hanya terjadi pada sistem pemeringkatan dan berlangsung dalam waktu singkat. Menurutnya, gangguan tersebut langsung ditangani oleh tim teknis sehingga data pemeringkatan kembali dapat dipantau oleh para orang tua calon murid.

Sementara itu, di Jawa Tengah, potensi pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung di waduk-waduk besar mulai dikembangkan. Kepala Bidang Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah Dwi Suryono mengungkapkan bahwa pengembangan PLTS Terapung di Jateng memiliki potensi teknis sekitar 727 MWP (Megawatt Peak) atau secara teoritis mampu untuk menyuplai lebih dari 500.000 rumah tangga.

Namun, pengembangan PLTS Terapung ini terkendala oleh pendanaan. Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah sendiri telah memetakan waduk besar di Jateng yang bisa dikembangkan PLTS Terapung seperti Kedungombo (masuk ke wilayah Boyolali, Grobogan, Sragen), Waduk Gajahmungkur (Wonogiri), dan Wadas Lintang (Perbatasan Wonosobo-Kebumen).

Menurut Dwi, pengembangan PLTS Terapung sudah dimulai di Waduk Randugunting, Japah, Kabupaten Blora. PLTS ini kapasitasnya kurang lebih sekitar 66 Kilowatt-peak (KWp) atau Sekitar 80 kVA (kiloVolt-Ampere). Dengan demikian, Jawa Tengah siap untuk mengembangkan energi terbarukan dan meningkatkan pasokan listrik di daerah tersebut.

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah telah berupaya untuk meningkatkan penggunaan energi terbarukan dan mengurangi ketergantungan pada energi fosil. Dengan pengembangan PLTS Terapung, Jawa Tengah dapat menjadi contoh bagi daerah lain untuk mengembangkan energi terbarukan dan mengurangi dampak lingkungan.

Dalam kesimpulan, SPMB Grobogan berjalan lancar dan Jawa Tengah siap untuk mengembangkan PLTS Terapung. Dengan demikian, daerah tersebut dapat meningkatkan pasokan listrik dan mengurangi dampak lingkungan. Pengembangan energi terbarukan ini juga dapat menjadi contoh bagi daerah lain untuk mengembangkan energi terbarukan dan mengurangi ketergantungan pada energi fosil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *