Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 29 Juni 2026 | Hubungan antara Giorgia Meloni, Perdana Menteri Italia, dan Donald Trump, Presiden Amerika Serikat, telah memburuk secara signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Persahabatan mereka yang dulunya sangat dekat kini telah berubah menjadi pertengkaran publik dan saling menyerang.
Semua bermula ketika Trump menuduh Meloni meminta foto bersama di KTT G7, yang kemudian dibantah oleh Meloni dengan video yang berisi penyangkalan. Trump juga telah menyerang Meloni karena menolak untuk mendukung serangan Amerika Serikat terhadap Iran.
Meloni sendiri telah berusaha untuk menjaga jarak dengan Trump, terutama setelah Trump menyerang Paus Leo XIV pada platform media sosial. Namun, upaya Meloni untuk menjaga jarak ini tidak berhasil, dan kini hubungan antara keduanya telah memburuk secara signifikan.
Menurut beberapa analis, persahabatan antara Meloni dan Trump dulunya dianggap sebagai salah satu aliansi terkuat di Eropa. Namun, dengan perkembangan terakhir, kini terlihat bahwa persahabatan tersebut telah retak. Meloni sendiri telah berusaha untuk mempertahankan citranya sebagai pemimpin yang moderat dan kredibel, namun upaya tersebut kini terancam oleh persahabatan yang retak dengan Trump.
Kesimpulan dari persahabatan yang retak antara Meloni dan Trump adalah bahwa hubungan internasional yang kompleks dan sensitif dapat dengan mudah rusak oleh pernyataan dan tindakan yang tidak bijak. Dalam konteks ini, Meloni dan Trump perlu untuk mengevaluasi kembali prioritas dan tujuan mereka dalam menjaga hubungan yang baik dan seimbang antara kedua negara.
