Pratama Arhan Resmi Dilepas Bangkok United, Persija Jakarta Jadi Pelabuhan Baru?

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 25 Juni 2026 | Pratama Arhan, bek kiri Timnas Indonesia, resmi dilepas oleh Bangkok United setelah kontraknya berakhir. Pemain berusia 24 tahun ini telah bergabung dengan Bangkok United sejak pertengahan musim 2024/25 dan telah tampil sebanyak 30 pertandingan di semua kompetisi.

Arhan mulai bergabung dengan Bangkok United pada pertengahan musim 2024/25. Kepindahannya ke klub Thailand itu sempat membuka peluang bagi pemain berusia 24 tahun itu untuk mendapatkan menit bermain yang lebih konsisten. Musim pertama berseragam Bangkok United, Arhan mencatatkan 11 penampilan di Thai League 1.

Baca juga:

Pada musim 2025/26, Arhan hanya tampil sebanyak sembilan kali di kompetisi domestik hingga Februari 2026. Setelah awal Februari, perjalanan Arhan di Bangkok United berubah. Laga ASEAN Club Championship (ACC) pada 5 Februari 2026 jadi penampilan terakhirnya bersama klub.

Tak berselang lama, Bangkok United mengumumkan bahwa Arhan harus menjalani operasi akibat cedera serius pada lutut kanan. Operasi dilakukan pada 24 Februari dan membuat Arhan mengakhiri musim dengan lebih cepat. Setelah itu, Arhan tak lagi tampil hingga kompetisi berakhir.

Kondisi itu turut memengaruhi masa depannya di klub. Begitu kontraknya habis pada akhir musim, Bangkok United pun memilih untuk tidak memperpanjang kerja sama. Arhan kini akan fokus menyelesaikan proses pemulihan cedera sambil mempertimbangkan langkah berikutnya dalam karier profesionalnya.

Salah satu klub yang paling santer dikaitkan dengan Arhan adalah Persija Jakarta, yang kini memasuki era baru bersama pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong. Rumor tersebut bukan tanpa alasan. Nama Arhan dan Shin Tae-yong memiliki hubungan yang cukup erat dalam perjalanan sepak bola Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Sejak mendapatkan kesempatan tampil bersama Timnas Indonesia, Arhan hampir tak tergantikan di sektor kiri pertahanan skuad Garuda. Kepercayaan besar yang diberikan Shin Tae-yong membuat pemain asal Blora itu berkembang menjadi salah satu pemain penting tim nasional.

Tak sedikit pula yang menilai Arhan sebagai salah satu pemain yang paling memahami filosofi permainan pelatih berusia 56 tahun tersebut. Di bawah sentuhan Shin Tae-yong, karier Arhan melesat. Ia menjadi bagian penting dalam berbagai momen bersejarah Timnas Indonesia, mulai dari Piala AFF, SEA Games, Kualifikasi Piala Asia hingga sejumlah turnamen level Asia lainnya.

Salah satu kelebihan yang paling sering dimaksimalkan Shin Tae-yong adalah kemampuan lemparan ke dalam jarak jauh milik Arhan. Senjata tersebut berkali-kali menjadi ancaman serius bagi pertahanan lawan dan menghasilkan peluang emas bagi Indonesia.

Kini, peluang reuni keduanya kembali terbuka. Kehadiran Shin Tae-yong di kursi pelatih Persija membuat nama Arhan langsung masuk dalam radar transfer Macan Kemayoran. Apalagi, posisi bek kiri menjadi salah satu sektor yang berpotensi mendapat perhatian dalam proses pembentukan skuad musim depan.

Dengan kepergian Arhan dari Bangkok United, jumlah pemain Timnas Indonesia di Liga Thailand berkurang menjelang musim 2026-2027. Jika pada musim lalu terdapat empat pemain Indonesia di Thai League, kini hanya tersisa dua nama.

Musim 2025-2026 menjadi periode dengan kehadiran Asnawi Mangkualam, Pratama Arhan, Sandy Walsh, dan Shayne Pattynama di kompetisi kasta tertinggi Thailand. Namun, Shayne dan Arhan memilih jalan berbeda setelah tidak lagi melanjutkan karier bersama klub masing-masing.

Shayne Pattynama menjadi pemain pertama yang meninggalkan Thailand. Bek kiri tersebut bergabung dengan Buriram United pada awal musim 2025-2026. Akan tetapi, minimnya kesempatan bermain membuat masa baktinya hanya berlangsung sekitar enam bulan.

Pada Januari 2026, Shayne memutuskan kembali ke Indonesia dan bergabung dengan Persija Jakarta. Setelah pindah ke Super League, persaingan untuk mendapatkan tempat utama tetap tidak mudah karena harus bersaing dengan Dony Tri Pamungkas.

Pratama Arhan juga mengakhiri perjalanannya di Liga Thailand setelah Bangkok United memutuskan tidak memperpanjang kerja sama. Klub tersebut menunggu musim 2025-2026 berakhir sebelum melepas bek asal Blora itu.

Kini, Pratama Arhan harus mempertimbangkan langkah berikutnya dalam karier profesionalnya. Apakah dia akan memilih untuk bergabung dengan Persija Jakarta atau mencari klub lain di Indonesia atau luar negeri? Hanya waktu yang akan menjawabnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *