Pertamina Mencatat Pendapatan Rp 1.167 Triliun dan Setor Rp 360 Triliun ke Negara

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 25 Juni 2026 | Pertamina membukukan pendapatan sebesar Rp 1.167,99 triliun dan laba bersih sebesar Rp 55,20 triliun pada tahun buku 2025. Pendapatan ini didorong oleh kuatnya aktivitas di sektor hulu yang mampu menjaga tingkat produksi minyak dan gas bumi secara konsisten.

Perusahaan juga memberikan kontribusi kepada negara sebesar Rp 360,76 triliun melalui pajak, penerimaan negara bukan pajak (PNBP), dan dividen. Pertamina merealisasikan investasi di dalam negeri sekitar Rp 97,20 triliun.

Baca juga:

Dalam pengumuman hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan, manajemen Pertamina membeberkan secara rinci pencapaian angka-angka krusial tahun buku 2025. Sepanjang periode tersebut, Pertamina tercatat sukses meraup pendapatan total sebesar USD70,89 miliar atau setara dengan Rp 1.167,99 triliun.

Produksi migas Pertamina tetap di atas 1 juta barel setara minyak per hari (BOEPD) pada 2025, menunjukkan kemampuan perusahaan menjaga keberlanjutan pasokan energi di tengah dinamika sektor energi global.

Sementara itu, Duta Besar Rusia untuk Indonesia Sergey Tolchenov mengatakan Pemerintah Indonesia masih belum mengajukan permintaan spesifik terkait pembelian minyak dan kerja sama pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) dengan negaranya.

Polres Bengkulu Tengah juga menyerahkan tersangka dan barang bukti kasus dugaan tindak pidana penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi kepada Kejaksaan Negeri Bengkulu Tengah.

Kasus ini berawal dari pengungkapan dugaan penyalahgunaan BBM subsidi yang dilakukan tersangka dengan cara membeli biosolar bersubsidi menggunakan sejumlah barcode berbeda dan plat nomor kendaraan yang disesuaikan dengan barcode tersebut.

BBM kemudian dikumpulkan dan diduga diperjualbelikan kembali.

Pertamina juga terus memperluas pengembangan energi baru dan terbarukan, dengan produksi listrik sepanjang 2025 mencapai 8.711 GWh atau meningkat 3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri mengatakan capaian operasional tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga ketahanan energi nasional sekaligus mendukung agenda transisi energi.

Kesimpulan, Pertamina mencatat pendapatan yang signifikan dan memberikan kontribusi besar kepada negara, serta menjaga produksi migas di atas 1 juta BOEPD. Perusahaan juga terus memperluas pengembangan energi baru dan terbarukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *