Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 24 Juni 2026 | Pemerintah Kota Makassar baru saja melantik 369 kepala sekolah tingkat SD dan SMP se-Kota Makassar. Pelantikan ini dilakukan di Tribun Lapangan Karebosi, Makassar, dan dihadiri oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin. Dalam acara pelantikan, Munafri menegaskan bahwa tugas berat dan tanggung jawab besar sudah menanti para kepala sekolah yang baru dilantik.
Munafri menjelaskan bahwa fokus utama para kepala sekolah tersebut adalah mengawal pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 agar berjalan jujur, adil, transparan, dan bebas dari praktik-praktik yang mencederai dunia pendidikan. Ia menekankan bahwa seluruh proses penerimaan murid baru harus dilakukan secara profesional, akuntabel, dan tidak membuka ruang bagi praktik yang dapat mencederai keadilan pendidikan.
Wali Kota Makassar juga menyoroti persoalan validitas data pegawai yang selama ini menjadi kendala dalam proses administrasi. Ia meminta seluruh tenaga pendidik lebih serius mengelola dokumen dan data digital. Munafri menegaskan bahwa kelengkapan dokumen harus menjadi perhatian seluruh aparatur pendidikan.
Pelantikan 369 kepala sekolah ini menjadi sinyal penataan besar dalam sektor pendidikan Makassar. Fokus awal para kepala sekolah baru kini berada pada dua pekerjaan utama, yakni memastikan SPMB 2026 berjalan bersih dan membenahi data pegawai agar kebijakan pendidikan lebih akurat.
Dalam acara pelantikan, Munafri juga menyalami satu per satu kepala sekolah yang baru dilantik. Gestur ini menjadi bentuk penghormatan atas amanah yang akan dijalankan para kepala sekolah di satuan pendidikan masing-masing.
Kepala Sekolah Diminta Benahi Data Guru dan Perkuat Mutu Pendidikan. Munafri menegaskan jabatan kepala sekolah bukan sekadar posisi struktural. Menurut dia, kepala sekolah adalah pemimpin satuan pendidikan yang harus menjadi teladan bagi guru, tenaga kependidikan, peserta didik, serta orang tua murid.
Wali Kota Makassar berharap para kepala sekolah yang baru dilantik dapat menjadi pemimpin yang inspiratif dan mampu menghadirkan inovasi di lingkungan sekolah. Ia menekankan pentingnya pendidikan karakter di sekolah. Selain capaian akademik, sekolah diminta memperkuat nilai disiplin, tanggung jawab, budaya prestasi, dan kerja sama antara guru, siswa, serta orang tua.
Menurut Munafri, keberhasilan pembangunan pendidikan tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah. Kualitas kepemimpinan di tingkat sekolah menjadi faktor penting karena kepala sekolah berada paling dekat dengan proses belajar sehari-hari.
Dalam kesimpulan, pelantikan 369 kepala sekolah di Makassar merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Makassar. Dengan fokus utama mengawal SPMB 2026 dan membenahi data pegawai, diharapkan para kepala sekolah dapat menjalankan tugasnya dengan efektif dan membantu meningkatkan mutu pendidikan di Kota Makassar.
