Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 23 Juni 2026 | Kapten tim nasional Maroko, Achraf Hakimi, saat ini terlibat dalam kasus pemerkosaan yang menyebabkan dia harus menghadapi persidangan. Meskipun demikian, pelatih Maroko, Mohamed Ouahbi, menyatakan bahwa seluruh tim sepenuhnya mendukung Hakimi.
Hakimi dituduh melakukan pemerkosaan terhadap seorang wanita berusia 24 tahun di rumahnya di pinggiran kota Paris pada Maret 2023. Hakimi selalu membantah tuduhan tersebut dan telah mengajukan banding atas putusan hakim investigasi sebelumnya.
Baru-baru ini, pengadilan banding di Versailles memutuskan bahwa Hakimi harus menghadapi persidangan atas kasus tersebut. Meskipun menghadapi tekanan mental yang luar biasa, Hakimi tetap tampil solid dalam pertandingan melawan Skotlandia di Piala Dunia 2026, membantu Maroko meraih kemenangan 1-0.
Maroko saat ini berada di posisi kedua dalam Grup C, dengan empat poin dari dua pertandingan, dan hanya perlu mengalahkan Haiti untuk memastikan lolos ke babak knockout. Sementara itu, Haiti sudah tereliminasi setelah kalah dalam dua pertandingan pertama mereka.
Pertandingan melawan Haiti akan menjadi kesempatan bagi Maroko untuk memperbaiki goal difference mereka sebelum memasuki babak knockout. Hakimi dan rekan-rekannya diharapkan dapat menampilkan penampilan yang kuat dan memenangkan pertandingan dengan skor yang meyakinkan.
Kasus hukum yang dihadapi Hakimi tidak menyurutkan semangat timnas Maroko. Mereka tetap fokus pada tujuan mereka untuk maju di Piala Dunia 2026 dan membanggakan negara mereka.
Dengan dukungan penuh dari pelatih dan rekan-rekannya, Hakimi diharapkan dapat melewati kasus hukum ini dan terus menampilkan penampilan terbaiknya di lapangan. Maroko memiliki potensi besar untuk maju jauh di turnamen ini, dan Hakimi merupakan salah satu pemain kunci dalam tim tersebut.
