Kiper Iran, Alireza Beiranvand, Tampil Gemilang dan Bikin Belgia Frustrasi di Piala Dunia 2026

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 22 Juni 2026 | Pertandingan antara Iran dan Belgia di Piala Dunia 2026 berakhir dengan skor 0-0. Kiper Iran, Alireza Beiranvand, menjadi sorotan setelah tampil gemilang melawan Belgia di laga kedua Grup G Piala Dunia 2026.

Beiranvand melakukan tujuh penyelamatan penting dan membuat barisan penyerang Belgia frustrasi. Ia juga dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam pertandingan tersebut.

Baca juga:

Sebelum menjadi pahlawan Iran di Piala Dunia 2026, Beiranvand memiliki kisah hidup yang berliku. Ia lahir dari keluarga nomaden Kurdi di pegunungan Lorestan, Iran, dan hidup dalam kemiskinan ekstrem.

Beiranvand kabur dari rumah dan pergi ke Teheran untuk mengejar mimpi menjadi pesepak bola. Ia hidup di jalanan dan melakukan pekerjaan serabutan untuk menyambung hidup.

Beiranvand memegang dua rekor Guinness World Records untuk lemparan dan tendangan gawang terjauh. Ia juga menjadi simbol ketangguhan Iran di tengah tantangan nonteknis timnya.

Belgia kini berada di posisi ketiga Grup G dan masih memiliki peluang untuk finis di dua besar apabila mampu mengalahkan Selandia Baru pada laga terakhir fase grup.

Kiper Belgia, Thibaut Courtois, menegaskan bahwa timnya harus segera bangkit demi menjaga peluang lolos ke fase gugur.

Sementara itu, Timnas Iran dipersulit di Piala Dunia 2026 karena harus menghadapi aturan perjalanan yang diterapkan oleh pemerintah Amerika Serikat.

Pemerintah AS menegaskan bahwa aturan perjalanan bagi Timnas Iran masih tetap berlaku, namun membuka kemungkinan untuk melakukan evaluasi menjelang pertandingan ketiga Iran di fase grup.

Penjaga gawang Timnas Iran, Alireza Beiranvand, menilai timnya lebih layak menang ketimbang hanya mendapat satu poin saat jumpa Belgia.

Beiranvand menjadi tembok terakhir bagi pertahanan Team Melli di tengah tekanan dan gempuran serangan Belgia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *