Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 19 Juni 2026 | Menjelang bergulirnya Super League 2026/2027, sejumlah kabar terkait perubahan identitas klub mulai mencuat ke publik. Dua klub yang menjadi sorotan adalah Malut United dan tim promosi Adhyaksa FC yang disebut-sebut tengah mempertimbangkan perubahan nama maupun home base untuk musim depan.
Malut United dirumorkan akan berganti nama menjadi Jateng United FC dan bermarkas di Stadion Jatidiri, Semarang. Sementara itu, Adhyaksa FC dikabarkan akan memindahkan home base ke Palangkaraya dengan menggunakan Stadion Tuah Pahoe.
Tak hanya itu, muncul pula kabar lain yang menyebut Adhyaksa FC berpotensi berganti nama menjadi Persiter Ternate dan bermarkas di Stadion Gelora Kie Raha. Menanggapi berbagai spekulasi tersebut, Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, menegaskan bahwa hingga saat ini operator kompetisi belum menerima pengajuan resmi terkait perubahan nama maupun home base klub.
Meski demikian, Asep mengakui pihaknya telah menerima tembusan surat yang berkaitan dengan perubahan tersebut. I.League juga mempertahankan regulasi pemain asing yang telah diterapkan musim lalu. Setiap klub tetap diperbolehkan mendaftarkan 11 pemain asing, sembilan pemain masuk dalam daftar susunan pemain (DSP), dan tujuh pemain dapat dimainkan secara bersamaan di lapangan.
Format Super League musim depan masih menggunakan sistem double round robin dengan total 306 pertandingan sepanjang musim. Kewajiban memainkan pemain U-23 dihapus dan diganti sistem insentif finansial bagi klub yang memberi menit bermain tertentu.
Klub yang memakai pelatih asing wajib memiliki minimal satu asisten pelatih lokal berlisensi AFC A Diploma. Dengan demikian, klub-klub diharapkan dapat meningkatkan kualitas pemain muda dan memberikan kesempatan lebih besar bagi pemain lokal untuk berkembang.
Perubahan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas kompetisi dan memberikan kesempatan lebih besar bagi klub-klub untuk bersaing di kancah sepakbola nasional. Namun, masih belum jelas apakah perubahan ini akan berdampak positif atau negatif bagi Malut United dan Adhyaksa FC.
Kedua klub tersebut masih harus menunggu keputusan resmi dari I.League dan PSSI sebelum dapat memastikan perubahan nama dan home base mereka. Sementara itu, penggemar sepakbola Indonesia masih harus menunggu dengan sabar untuk melihat bagaimana perubahan ini akan mempengaruhi kompetisi sepakbola nasional.
