Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 19 Juni 2026 | Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka mengajak lima mahasiswa dari berbagai kampus, termasuk Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), dalam kunjungan kerja ke Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Papua. Tujuan dari kunjungan kerja ini adalah untuk melihat langsung proses pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lapangan.
Gibran menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa yang telah memberikan aspirasi terkait program-program pemerintah secara damai. Ia juga memastikan bahwa pemerintah berkomitmen untuk terus memperbaiki tata kelola program-program pemerintah, seperti MBG dan Koperasi Desa Merah Putih.
Salah satu mahasiswa yang diajak Gibran adalah Rapid Bena Matin, mahasiswa Fakultas Hukum Unsoed angkatan 2023. Rapid merupakan Duta Kampus Unsoed 2026 dan keikutsertaannya dalam kunjungan kerja ini merupakan perwakilan dari kampus.
Kunjungan kerja ini diharapkan menjadi sarana bagi generasi muda untuk memberikan masukan dan evaluasi terhadap pelaksanaan program prioritas pemerintah. Gibran juga berharap bahwa kunjungan kerja ini dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap program-program pemerintah.
Di sisi lain, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) juga memberikan penjelasan terkait keikutsertaan mahasiswanya dalam kunjungan kerja ini. Juru Bicara Unsoed, Dian Bestari, menyampaikan bahwa keberangkatan mahasiswanya dalam kunjungan kerja ini merupakan keputusan resmi dari kampus.
Unsoed juga menyampaikan bahwa mahasiswanya yang ikut dalam kunjungan kerja ini merupakan Duta Kampus Unsoed 2026. Dengan demikian, keikutsertaan mahasiswa Unsoed dalam kunjungan kerja ini merupakan perwakilan dari kampus.
Kunjungan kerja ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap program-program pemerintah. Dengan demikian, pemerintah dapat terus memperbaiki tata kelola program-program pemerintah dan meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
Dalam kesimpulan, kunjungan kerja Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka ke NTT dan Papua merupakan langkah yang tepat untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap program-program pemerintah. Dengan mengajak mahasiswa dari berbagai kampus, termasuk Universitas Jenderal Soedirman, Gibran dapat memperoleh masukan dan evaluasi yang berharga untuk perbaikan program-program pemerintah.
