Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 17 Juni 2026 | Setelah menunggu selama 53 tahun, New York Knicks akhirnya berhasil memenangkan gelar NBA mereka. Mereka mengalahkan San Antonio Spurs dalam seri final NBA dengan skor 4-1. Jalen Brunson, point guard Knicks, dinobatkan sebagai MVP setelah menghasilkan rata-rata 32,6 poin per game dalam seri final.
Knicks memenangkan game terakhir dengan skor 105-92, dan Brunson menjadi pemain kunci dengan 45 poin. Ia juga menjadi pemain yang paling banyak mencetak poin dalam situasi clutch, dengan rata-rata 4,4 poin per game.
Menurut data Nielsen, seri final NBA ini merupakan yang paling banyak ditonton sejak 1998, dengan rata-rata 20,6 juta pemirsa per game. Game terakhir bahkan mencapai 24,5 juta pemirsa, dan puncaknya mencapai 33 juta pemirsa pada pukul 11:15 malam ET.
Selain itu, seri final NBA ini juga sangat populer di media sosial, dengan lebih dari 15 miliar tayangan. Ini merupakan rekor baru untuk tayangan media sosial dalam seri final NBA.
Isiah Thomas, legenda NBA, juga memberikan pujian kepada Brunson setelah memenangkan gelar NBA. Thomas menyatakan bahwa Brunson telah membuktikan bahwa ukuran tubuh tidak menjadi hambatan bagi seorang pemain basket yang berkualitas.
Dalam sebuah wawancara, Thomas mengatakan bahwa Brunson telah menunjukkan bahwa dengan permainan yang tepat, seorang pemain dapat menjadi yang terbaik di liga. Thomas juga menyatakan bahwa Brunson telah membuktikan dirinya sebagai salah satu pemain terbaik di NBA.
Knicks juga memperoleh perhatian dari Google, di mana nama Brunson muncul sebagai saran pencarian dengan nickname ‘captain clutch brunson’. Ini menunjukkan bahwa Brunson telah menjadi salah satu pemain yang paling populer dan dihormati di NBA.
Dalam kesimpulan, kemenangan Knicks dalam seri final NBA ini merupakan sebuah prestasi yang luar biasa, dan Jalen Brunson telah membuktikan dirinya sebagai salah satu pemain terbaik di liga. Dengan permainan yang luar biasa dan dedikasi yang tinggi, Brunson telah membawa Knicks ke gelar NBA pertama mereka dalam 53 tahun.
