Arthur Atta Gemilang, Udinese Hajar AC Milan 3-0 di San Siro

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 13 April 2026 | Udinese mencatat kemenangan meyakinkan 3-0 atas AC Milan pada pekan ke-32 Serie A yang berlangsung di Stadion San Siro, Sabtu (11/4/2026) malam WIB. Kemenangan ini tidak hanya memperkuat posisi Udinese di papan tengah klasemen, tetapi juga menyoroti penampilan impresif pemain sayap kanan mereka, Arthur Atta, yang mencetak gol sekaligus memberikan kontribusi penting dalam dua gol lainnya.

Gol pertama Atta datang pada menit ke-27 setelah Davide Bartesaghi, bek Milan, secara tidak sengaja menanduk bola ke gawangnya sendiri. Momen ini memberi Udinese keunggulan awal dan memicu serangan lanjutan. Tidak lama kemudian, pada menit ke-37, Nicolo Zaniolo mengirimkan umpan lambung yang berhasil disambut Jurgen Ekkelenkamp dengan sundulan keras ke sudut kanan gawang, menambah keunggulan 2-0.

Baca juga:

Peran Arthur Atta menjadi krusial pada babak pertama. Ia memberikan umpan silang yang awalnya mengarah ke dalam kotak penalti, namun setelah defleksi oleh bek Milan, bola kembali ke area dan membuka peluang bagi rekan-rekannya. Di babak kedua, Atta menegaskan kehadirannya dengan mencetak gol ketiga. Dari jarak luar kotak penalti, ia menembakkan bola rendah yang mengarah ke sudut kiri gawang, memanfaatkan kekeliruan pertahanan Milan. Gol ini sekaligus menjadi gol ketiga Atta musim ini, setelah mencetak gol terakhir pada akhir Januari.

Statistik pertandingan menunjukkan kontribusi serba guna Atta. Ia mencatat satu tembakan yang tepat sasaran, dua tekel (kedua berhasil), serta satu peluang yang diciptakan. Selama empat pertandingan terakhir, Atta telah mengumpulkan total enam tekel (empat berhasil), tujuh tembakan (tiga tepat sasaran), tiga peluang tercipta, dan lima intersepsi, menegaskan peran defensif dan ofensifnya yang seimbang.

Reaksi dari lawan pun tak luput dari sorotan. Gelandang AC Milan, Adrien Rabiot, mengakui bahwa kekalahan 0-3 memperlihatkan penurunan fisik dan mental timnya. Ia menyatakan, “Kami kehilangan keseimbangan dalam permainan, terutama dalam pertahanan. Penurunan konsistensi ini membuat kami kesulitan bersaing di papan atas.” Rabiot menambahkan bahwa pelatih harus menenangkan pemain dan memfokuskan perhatian pada laga berikutnya melawan Verona.

Dengan hasil ini, AC Milan tetap berada di peringkat ketiga klasemen Serie A dengan 63 poin dari 32 laga, namun terpisah sembilan poin dari pemuncak klasemen Inter Milan. Sementara itu, Udinese naik ke peringkat ke-10 dengan 43 poin, masih berada 14 poin dari zona kualifikasi Eropa. Kemenangan ini juga menambah tekanan pada tim Milan yang kini harus memperbaiki performa mereka jika ingin tetap bersaing dalam perebutan gelar.

Berikut ringkasan statistik utama pertandingan:

  • Skor akhir: Udinese 3 – 0 AC Milan
  • Penyerang Udinese yang mencetak gol: Davide Bartesaghi (gol bunuh diri), Jurgen Ekkelenkamp, Arthur Atta
  • Arthur Atta: 1 gol, 1 tembakan tepat sasaran, 2 tekel (2 berhasil), 1 peluang tercipta
  • Kartu kuning: Milan 3, Udinese 1
  • Posisi klasemen setelah laga: Milan 3rd (63 poin), Udinese 10th (43 poin)

Keberhasilan Udinese kali ini menjadi bukti bahwa tim yang dipandang sebagai underdog masih mampu mengejutkan raksasa Serie A dengan strategi permainan yang terorganisir serta pemain-pemain yang tampil maksimal. Arthur Atta, dengan performa serba guna, kini menjadi salah satu nama yang patut diwaspadai oleh lawan-lawan Udinese ke depan. Kedepannya, fokus utama Milan adalah memperbaiki pertahanan dan menambah konsistensi, sementara Udinese berharap dapat memanfaatkan momentum ini untuk meraih lebih banyak poin di sisa musim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *