Pemerintahan Prabowo-Gibran Dalam Sorotan: Mahasiswa Turun ke Jalan Menuntut Perubahan

Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 11 Juni 2026 | Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat ini sedang dalam sorotan tajam dari berbagai kalangan masyarakat. Salah satu faktor yang memicu sorotan ini adalah kondisi ekonomi nasional yang belum stabil, terutama dengan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Baru-baru ini, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Jakarta Selatan menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Monas, Jakarta Pusat. Mereka menuntut evaluasi terhadap kepemimpinan Prabowo-Gibran yang dinilai gagal menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Baca juga:

Perwakilan peserta aksi dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jakarta Selatan, Abdul Hasan Fathur, mengatakan pelemahan nilai tukar rupiah menjadi salah satu alasan utama mahasiswa turun ke jalan. Menurutnya, dampak pelemahan rupiah pada akhirnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat melalui berbagai sektor.

Di sisi lain, pemerintah dan DPR telah menyepakati target pertumbuhan ekonomi tahun 2027 pada kisaran 5,8% hingga 6,5%. Kesepakatan ini menjadi landasan utama dalam penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027.

Wakil Ketua Komisi XI DPR Hanif Dhakiri menyampaikan bahwa penetapan angka pertumbuhan tersebut telah melalui proses pembahasan dan pendalaman secara komprehensif bersama Kementerian Keuangan, Kementerian PPN/Bappenas, Bank Indonesia (BI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sementara itu, Wakil Ketua Umum (Waketum) Golkar Idrus Marham membantah kabar ketum partainya Bahlil Lahadalia disebut bakal maju sebagai Capres RI pada 2029. Menurut Idrus, fokus Bahlil saat ini memperkuat konsolidasi internal dan membesarkan Golkar, termasuk menyukseskan pemerintahan era Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Mahasiswa juga menyoroti potensi terjadinya gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat meningkatnya biaya produksi perusahaan. Mereka menuntut pemerintah untuk segera menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) dan melakukan reforma agraria secara menyeluruh.

Kesimpulan dari berbagai aksi dan pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pemerintahan Prabowo-Gibran harus segera mengambil langkah-langkah konkrit untuk memperbaiki kondisi ekonomi nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dapat ditingkatkan dan stabilitas nasional dapat dipertahankan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *