Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 13 April 2026 | Aktor asal Kanada, Ryan Gosling, kembali menjadi sorotan publik pada awal 2026. Tidak hanya karena penampilannya dalam film fiksi ilmiah Project Hail Mary yang mencetak skor tinggi di Rotten Tomatoes, tetapi juga karena rangkaian film adaptasi buku yang menegaskan kemampuan aktingnya, serta rutinitas kebugaran yang menjadi perbincangan media internasional.
Sejak menapaki karier layar lebar, Gosling dikenal selektif dalam memilih proyek. Lima film yang diangkat dari karya tulis terkenal menjadi bukti nyata: The Notebook, Drive, The Big Short, The Gray Man, dan yang paling baru Project Hail Mary. Setiap judul tersebut menuntut Gosling menghidupkan karakter dengan kedalaman emosional yang berbeda, dari kisah cinta melankolis hingga aksi berkecepatan tinggi.
- The Notebook (2010) – Diadaptasi dari novel Nicholas Sparks, Gosling berperan sebagai Noah Calhoun, seorang pemuda yang berjuang melintasi batas kelas sosial demi cinta abadi bersama Allie (Rachel McAdams). Penampilannya dipuji karena menampilkan ketulusan dan keuletan.
- Drive (2011) – Berdasarkan novel James Sallis, Gosling memerankan sosok misterius yang hanya dikenal sebagai Driver. Tanpa banyak dialog, ia menyampaikan emosi melalui tatapan mata dan gestur, menjadikan film ini ikon visual yang stylish.
- The Big Short (2015) – Adaptasi buku nonfiksi Michael Lewis, Gosling memainkan Jared Vennett, seorang bankir cerdas yang menjelaskan krisis keuangan 2008 kepada penonton. Karakternya menjadi narator yang mengubah topik berat menjadi mudah dicerna.
- The Gray Man (2022) – Dari novel Mark Greaney, Gosling berperan sebagai agen CIA Court Gentry (Sierra Six) yang menjadi target perburuan setelah mengetahui rahasia penting. Film ini menampilkan aksi berskala besar dan menonjolkan sisi tangguh namun berperasaan.
- Project Hail Mary (2026) – Berdasarkan novel Andy Weir, film ini menempatkan Gosling sebagai Ryland Grace, seorang astronot yang harus menyelamatkan umat manusia dari ancaman asteroida. Kolaborasi sutradara Phil Lord dan Chris Miller menghasilkan visual megah serta keseimbangan emosional yang dipuji kritikus.
Project Hail Mary mencuri perhatian kritikus global. Rotten Tomatoes mencatat rating 94 persen dari 381 ulasan, sementara Popcornmeter mencatat 96 persen dari lebih 10.000 penonton. Kritikus TIME, The Hollywood Reporter, dan New York Post sepakat bahwa karisma Gosling menjadi kunci penonton tetap terikat pada alur cerita yang kompleks. Meski ada suara yang menilai film ini terlalu sentimental, angka-angka tersebut menegaskan keberhasilan komersial dengan pembukaan US$80,5 juta pada pekan pertama.
Di luar layar, kebugaran Gosling menjadi topik yang tak kalah menarik. Seorang penulis di Men’s Health UK menguji program latihan lengkap yang dipandu trainer Arin Babaian, yang dulu menyiapkan Gosling untuk peran tari intens di La La Land. Program tersebut meliputi lima ronde berisi deadlift, back squat, push press, serta lari sprint 400 meter dengan jeda minimal. Penulis melaporkan bahwa beban 50 kg dipertahankan sepanjang sesi, menuntut ketahanan otot dan kardio secara bersamaan. Hasilnya, latihan tersebut dianggap cocok bagi mereka yang ingin meniru fisik lean dan kuat seperti Gosling.
Sementara itu, gosip industri Hollywood tak lekang oleh waktu. Sebuah artikel yang beredar di MSN mengangkat ketegangan antara Jack Black dan Gosling, yang dikaitkan dengan proyek Barbie dan peran antagonis “Archenemy the Goz”. Walaupun rincian lengkap belum terungkap, perbincangan tersebut menambah warna pada citra publik Gosling sebagai aktor yang tetap relevan di kalangan rekan seprofesi.
Keseluruhan, 2026 menjadi tahun yang menegaskan posisi Ryan Gosling sebagai aktor serbaguna yang mampu menavigasi genre beragam, dari romansa klasik hingga fiksi ilmiah futuristik. Keberhasilan film adaptasi buku menegaskan bahwa narasi kuat tetap menjadi daya tarik utama penonton, sementara dedikasinya pada kebugaran menambah dimensi inspiratif bagi para penggemar. Dengan pencapaian kritik, box office, dan kebugaran yang konsisten, Gosling tampaknya akan terus menjadi sorotan utama industri hiburan dunia dalam tahun‑tahun mendatang.
