Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 12 April 2026 | Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, menjadi saksi laga penting pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026 pada Minggu, 12 April 2026. Tim tuan rumah Malut United menyambut Dewa United dengan misi jelas: memutus rentetan hasil imbang dan mengukuhkan posisi empat besar klasemen sementara. Kedua tim, yang telah menorehkan reputasi sebagai “tim muda” dengan ambisi menembus panggung Asia, diprediksi akan menyajikan aksi menegangkan.
Pelatih Malut United, Hendri Susilo, menegaskan pentingnya memulihkan kondisi fisik pemain yang saat ini berada pada level 75-80 persen. Ia berharap jeda kompetisi sebelumnya dapat membantu para pemain kembali mencapai puncak performa menjelang pertandingan. “Kami menginginkan pemain berada pada kondisi optimal, baik secara fisik maupun mental,” ujar Hendri dalam konferensi pers hari Sabtu, 11 April 2026.
Di sisi lain, kapten Brasil Gustavo Franca menekankan perlunya konsentrasi penuh. “Dewa United adalah tim kuat, tak peduli siapa yang bermain. Malut United harus bersatu untuk mengalahkan mereka,” katanya. Pernyataan ini mencerminkan semangat kolektif yang dibangun oleh pelatih dan pimpinan klub.
Statistik pertemuan kedua tim menunjukkan keunggulan Malut United. Dalam tiga pertemuan terakhir, Laskar Kie Raha mencatat dua kemenangan dan satu hasil imbang, tanpa pernah mengalami kekalahan dari Dewa United. Rekor ini menjadi bahan bakar mental bagi para pemain yang ingin menambah daftar prestasi.
| Pertandingan | Hasil |
|---|---|
| Malut United vs Dewa United (2023) | 2-1 (menang) |
| Malut United vs Dewa United (2024) | 1-1 (imbang) |
| Malut United vs Dewa United (2025) | 3-2 (menang) |
Bergerak di papan atas klasemen, Malut United menempati posisi keempat dengan 46 poin dari 13 kemenangan, 7 hasil imbang, dan 6 kekalahan. Sementara Dewa United berada di urutan kesembilan dengan 37 poin. Selisih poin yang tipis menambah tekanan pada kedua tim untuk mengoptimalkan hasil.
Serangan Malut United menjadi sorotan utama. Penyerang asal Brasil, David Da Silva, meski belum menambah gol pada pekan ketiga, telah mencetak tiga gol musim ini. Namun, pencetak gol terbanyak tim tetap David Da Silva dengan 16 gol, diikuti oleh Alex Martins (12 gol). Di lini tengah, Tyronne Del Pino menjadi motor penggerak, bersaing dengan Jaja Hugo dari Dewa United yang dikenal dengan kreativitasnya.
Dewa United, yang baru saja menguji diri di AFC Challenge League Two, mengandalkan pemain seperti Taisei Marukawa dan Ciro Alves untuk membuka ruang. Kiper Sonny Stevens juga diharapkan memberikan performa solid agar gawang tidak mudah ditembus.
Aspek mental menjadi kunci. Hendri Susilo menilai pemain Malut United menunjukkan antusiasme tinggi. “Pemain terlihat semangat dan siap menghadapi Dewa United. Kami sepakat untuk bangkit bersama dan meraih kemenangan,” tuturnya. Dukungan suporter lokal di Kie Raha diprediksi akan memberikan dorongan tambahan bagi tim tuan rumah.
Jika Malut United berhasil meraih tiga poin penuh, mereka dapat memperlebar jarak dengan pesaing langsung, Bhayangkara Presisi Lampung FC, yang mengintai di posisi lima. Kemenangan ini juga dapat membuka peluang bagi Malut United untuk melaju ke kompetisi Asia, mengingat regulasi AFC yang memungkinkan tim dengan performa terbaik melaju ke turnamen regional.
Dewa United, meski berada di peringkat lebih rendah, tidak boleh diremehkan. Dengan pengalaman di kompetisi AFC, mereka memiliki strategi defensif yang terorganisir. Jika mereka mampu menahan serangan Malut United dan memanfaatkan peluang balik, hasil imbang atau bahkan kemenangan dapat terjadi.
Dengan semua faktor di atas, pertandingan ini diprediksi akan berlangsung ketat, dengan peluang gol di kedua sisi. Penggemar sepak bola Indonesia diharapkan menyaksikan laga yang tidak hanya menentukan poin, tetapi juga menandai arah kompetisi menjelang fase akhir musim.
Secara keseluruhan, Malut United memiliki keunggulan statistik dan dukungan kandang, namun Dewa United memiliki motivasi kuat untuk membuktikan diri di panggung nasional. Pertarungan di Stadion Gelora Kie Raha menjanjikan drama, aksi, dan kemungkinan perubahan signifikan dalam klasemen BRI Super League.
