Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 12 April 2026 | Stadion Gtech Community, London menjadi saksi sebuah laga Premier League yang penuh liku pada Sabtu (11/4/2026). Brentford menurunkan timnya melawan Everton dalam pertemuan ke-32 musim ini dan berhasil mengamankan poin satu sama dengan lawan berkat gol penyeimbang di menit ke-91. Hasil imbang 2-2 tidak hanya menambah total poin kedua tim, tetapi juga menempatkan mereka dalam persaingan ketat untuk menggapai zona Champions League menjelang satu bulan tersisa kompetisi.
Brentford membuka pertandingan dengan serangan cepat. Dalam dua menit pertama, Kevin Schade menembus pertahanan Everton, namun kiper Jordan Pickford berhasil menepis tembakannya. Tekanan Brentford terus berlanjut, dan pada menit ke-12, Igor Thiago, yang baru saja mencetak gol pertama untuk Brasil pada jeda internasional, menunjukkan kelasnya dengan mengeksekusi tendangan 12 yard yang tak terbendung. Gol tersebut menjadi gol ke-20 Thiago di Premier League musim ini, menyamakan rekor Ivan Toney dan Bryan Mbeumo sebagai pencetak gol terbanyak dalam sejarah klub.
Everton tidak tinggal diam. Setelah beberapa peluang, Beto berhasil menyamakan kedudukan melalui sundulan tajam pada menit ke-18, meskipun ada kontroversi mengenai potensi pelanggaran pada Keane Lewis‑Potter dalam prosesnya. Brentford kembali unggul dua menit kemudian ketika Thiago menambah satu lagi lewat tendangan yang memanfaatkan defleksi dari Michael Kayode, mengirimkan bola ke sudut gawang yang tidak dapat dijangkau Pickford yang terjatuh. Pada saat itu, Brentford tampak siap mengantongi tiga poin penting yang dapat menggerakkan mereka mendekati Liverpool di posisi kelima.
Namun, Everton kembali menunjukkan ketangguhan mental. Pada menit ke-90+1, Kiernan Dewsbury‑Hall menampilkan ketenangan luar biasa dengan mengeksekusi tembakan satu-satunya yang tepat sasaran, mengubah hasil menjadi imbang. Gol penyeimbang tersebut memastikan kedua tim tetap berada di urutan klasemen yang berdekatan: Brentford di posisi ketujuh dengan 47 poin, sementara Everton di posisi kedelapan dengan poin yang sama.
Pelatih Brentford, Keith Andrews, mengungkapkan pandangannya terhadap penampilan Thiago dalam konferensi pers pasca pertandingan. Ia menekankan pentingnya kebugaran Thiago sepanjang musim serta evolusi permainan si striker. “Dia adalah pemain serba bisa, bukan sekadar pencetak gol. Performa keseluruhannya terus membaik,” ujar Andrews. Di sisi lain, gelandang Everton, Kiernan Dewsbury‑Hall, mengakui bahwa pertandingan tersebut adalah “rollercoaster” dan menilai hasil imbang sebagai hasil yang adil mengingat kedua tim sempat tertinggal dua kali.
- Skor akhir: Brentford 2-2 Everton
- Penyerang yang mencetak gol: Igor Thiago (2), Beto (1), Kiernan Dewsbury‑Hall (1)
- Poin Brentford setelah laga: 47 (posisi 7)
- Poin Everton setelah laga: 47 (posisi 8)
Selain pertempuran Brentford vs Everton, pekan ini juga menyaksikan Brighton mengalahkan Burnley 2-0, menambah dinamika persaingan zona Eropa dan zona degradasi. Burnley kini berada di posisi ke-19 dengan 20 poin, sementara Brighton memperkuat posisinya di tengah tabel.
Ke depan, Everton akan menantikan derby Merseyside melawan Liverpool di Anfield, sedangkan Brentford akan berupaya memperbaiki konsistensinya untuk kembali menargetkan posisi lima. Kedua tim masih memiliki kesempatan untuk melaju ke zona Champions League jika mampu meraih hasil positif dalam sisa pertandingan yang tersisa.
Kesimpulannya, laga Brentford vs Everton menunjukkan betapa tipisnya perbedaan antara kemenangan dan kekalahan di papan atas Premier League. Gol penyeimbang Dewsbury‑Hall tidak hanya mengamankan satu poin, tetapi juga menjaga harapan kedua klub untuk tetap bersaing dalam perebutan tempat di kompetisi Eropa musim depan.
