Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 02 Juni 2026 | Perekonomian rakyat di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang stabil, dengan total aset Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) tumbuh sebesar 3,70 persen year-on-year (yoy) menjadi Rp 236,69 triliun hingga Maret 2026.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa kinerja BPR dan BPRS tersebut juga didukung dengan ketahanan permodalan yang relatif kuat untuk menopang risiko. Rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) agregat industri BPR dan BPRS tercatat sebesar 27,20 persen, cukup jauh di atas ketentuan regulator.
Penyaluran kredit/pembiayaan UMKM oleh BPR dan BPRS tetap tumbuh dan terjaga kualitasnya, dengan porsi penyaluran mencapai 50,07 persen dari total kredit/pembiayaan pada posisi Maret 2026. Hal ini menunjukkan bahwa OJK terus berupaya mewujudkan industri BPR dan BPRS yang berintegritas, tangguh, dan kontributif dalam memberikan akses keuangan kepada UMKM dan masyarakat di wilayahnya.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menyampaikan bahwa kinerja tersebut merupakan hasil dari upaya OJK dalam mendorong pertumbuhan UMKM dan meningkatkan kinerja pengawasan sektor jasa keuangan.
OJK juga melantik lima pejabat baru di lingkungan OJK sebagai bagian dari penguatan organisasi, regenerasi kepemimpinan, dan peningkatan kinerja pengawasan sektor jasa keuangan. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut mencakup pejabat setingkat Deputi Komisioner, Kepala Departemen, Kepala Unit Khusus, hingga Kepala OJK Daerah.
Dengan demikian, OJK terus berupaya meningkatkan kinerja dan memperkuat pengawasan sektor jasa keuangan, termasuk industri BPR dan BPRS, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Sementara itu, Bank Sentral Brasil mengambil langkah baru untuk memperkuat pengawasan industri aset digital. Melalui aturan terbaru, regulator mewajibkan perusahaan penyedia layanan aset kripto menjalani audit keuangan independen serta memenuhi persyaratan perizinan yang lebih ketat.
Menteri Keuangan Israel, Bezalel Yoel Smotrich, menghadiri Israel Day Parade di New York, Amerika Serikat, bersama Menteri Warisan Israel, Amichai Eliyahu, dan 13 anggota Knesset. Kehadiran delegasi tersebut memicu kontroversi di tengah meningkatnya kritik internasional terhadap kebijakan Israel di Gaza dan kawasan Timur Tengah.
Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, OJK terus berupaya meningkatkan kinerja dan memperkuat pengawasan sektor jasa keuangan. Dengan demikian, diharapkan perekonomian rakyat dapat terus tumbuh stabil dan inklusif, serta mendukung pertumbuhan UMKM dan masyarakat di wilayahnya.
