Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 30 Mei 2026 | Cuaca dingin yang belakangan dirasakan di berbagai wilayah Indonesia memicu pertanyaan tentang penyebabnya. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan bahwa cuaca dingin ini bukan disebabkan oleh fenomena Aphelion, melainkan oleh faktor meteorologis.
Menurut BMKG, cuaca dingin di Indonesia disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain memasuki musim kemarau yang dipengaruhi oleh angin timuran atau Monsoon Australia. Angin ini memiliki sifat yang cenderung kering dan dingin, sehingga sangat berkontribusi besar terhadap turunnya suhu udara di Indonesia, terutama di wilayah selatan.
Langit yang cerah pada malam hari juga mempercepat pelepasan panas dari permukaan bumi ke atmosfer, sehingga suhu udara di sekitar bisa turun cukup drastis menjelang dini hari hingga pagi hari. Faktor terakhir yang menyebabkan cuaca dingin di Indonesia adalah hujan lokal yang masih terjadi di sejumlah wilayah meskipun sudah memasuki musim kemarau. Hujan ini membawa massa udara dingin dari lapisan atmosfer atas dan menghalangi sinar matahari, sehingga suhu udara terasa lebih sejuk sepanjang hari.
Cuaca dingin ini sebenarnya merupakan kejadian tahunan yang umum terjadi pada musim kemarau. Langit yang cerah dan kelembapan udara yang rendah membuat panas di permukaan bumi cepat menghilang, sehingga suhu udara pun menurun. Meski tergolong wajar, masyarakat tetap disarankan menjaga kesehatan dan mengenakan pakaian hangat.
Di Bali, cuaca hari ini diprediksi cerah berawan dengan suhu udara berkisar 19-32 derajat Celcius dan kelembaban udara berkisar antara 49-99 persen. Masyarakat diharapkan selalu memantau update cuaca agar aktivitas lancar tanpa hambatan.
Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah daerah di Indonesia khususnya di Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara mengalami penurunan suhu yang cukup signifikan. Penurunan ini membuat cuaca terasa lebih dingin dari biasanya, terutama pada malam hingga pagi hari.
BMKG menekankan bahwa cuaca dingin ini tidak disebabkan oleh fenomena Aphelion, melainkan oleh faktor meteorologis. Masyarakat diharapkan tetap waspada dan menjaga kesehatan selama cuaca dingin ini berlangsung.
