Radarwarga.id – Portal Berita Warga dan Informasi Terpopuler – 27 Mei 2026 | Harga sapi kurban di tahun 2026 mengalami kenaikan yang signifikan. Presiden Prabowo Subianto pun siap untuk menyediakan anggaran sebesar Rp100 miliar untuk pengadaan sapi kurban. Hal ini merupakan bagian dari program bantuan kemasyarakatan yang dilaksanakan oleh pemerintah.
Menurut informasi yang diperoleh, harga sapi kurban di beberapa daerah telah meningkat. Di Magelang, Jawa Tengah, seekor sapi kurban berjenis simmental dengan bobot 1 ton lebih dihargai sekitar Rp126 juta. Sapi ini akan disalurkan sebagai bantuan kemasyarakatan hewan kurban pada Idul Adha 1447 Hijriah/2026.
Sementara itu, di Purwakarta, harga sapi kurban juga mengalami kenaikan sebesar Rp3 juta menjelang Idul Adha. Kenaikan harga ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk biaya operasional yang meningkat dan permintaan yang tinggi.
Presiden Prabowo Subianto berencana untuk menyalurkan 1.098 ekor sapi kurban ke seluruh provinsi, kabupaten, dan kota, serta lembaga pendidikan, pondok pesantren, dan tokoh masyarakat di berbagai daerah. Anggaran sebesar Rp100 miliar ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui pos Bantuan Kemasyarakatan Presiden (Banmaspres).
Dalam menyambut Idul Adha, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan sapi kurban ini dengan sebaik-baiknya. Presiden Prabowo Subianto juga berharap bahwa program bantuan ini dapat membantu masyarakat yang membutuhkan dan meningkatkan kesejahteraan mereka.
Kenaikan harga sapi kurban dan penyediaan anggaran oleh pemerintah merupakan beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menyambut Idul Adha 2026. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat merayakan hari raya ini dengan lebih khidmat dan bermakna.
